Uber Freight Akuisisi Transplace Ciptakan Era Baru Manajemen Logistik

28 / 07 / 2021 - in Berita

Uber Freight, platform pengiriman barang dengan truk yang diluncurkan pertama kali pada 2017 di Amerika Serikat (AS) resmi membeli Transplace dari pemiliknya saat ini TPG Capital seharga USD 2,25 miliar. Transplace sendiri merupakan salah satu penyedia layanan transportasi dan teknologi logistik terkelola terbesar di Amerika Utara yang melayani industri otomotif.

Dalam pernyataan resminya, Uber Freight mengatakan bahwa akuisisi ini akan menciptakan salah satu jaringan transportasi dan logistik terkelola terbesar dan terlengkap di dunia. Artinya, Uber Freight akan melayani lebih banyak pelanggan di industri pengangkutan secara global dan memperluas kehadiran perusahaan di Meksiko, serta memperluas bisnisnya menjadi middleman di angkutan antarmoda dan bea cukai.

Uber Freight meyakini bahwa kombinasi layanan dalam bisnis pengangkutan ini akan mengurangi gesekan di seluruh rantai pasokan. Kombinasi ini juga memungkinkan era baru manajemen logistik melalui akses ke layanan transportasi multimoda yang didukung teknologi serta database milik Uber.

Saat ini, Uber Freight akan terus beroperasi secara independen dari layanan transportasi Transplace. Dalam hal ini para operator juga akan memiliki kemampuan untuk berkolaborasi secara langsung dengan pengirim serta mengakses beberapa layanan yang diperluas, seperti antarmoda, cross-border, dan pemenuhan muatan truk yang kurang dari kapasitas angkut normal.

CEO Transplace, Frank McGuigan mengatakan bahwa akuisisi perusahaannya kepada Uber Freight akan menggabungkan platform jaringan pengirim utama dunia dengan salah satu platform pasokan paling inovatif di dunia saat ini.

“Harapan kami adalah pengirim akan melihat efisiensi dan transparansi yang lebih besar, dan operator akan mendapat skala manfaat yang lebih besar untuk mendorong rasio operasi yang lebih baik. Secara keseluruhan, kami berharap dapat mengurangi jarak tempuh pengirim dan pengangkut secara signifikan untuk kepentingan infrastruktur jalan raya dan lingkungan,” kata McGuigan seperti dikutip Automotive Logistics, Selasa (27/7).

Menurut Uber Freight, akuisisi ini terjadi ketika logistik sedang bertransformasi memenuhi kebutuhan pasar yang lebih bergejolak dan kompleks. “Di tengah keterbatasan kapasitas dan meningkatnya biaya transportasi, pengirim menyesuaikan operasi mereka dengan kecepatan yang meningkat dan mencari teknologi, dukungan, dan solusi yang dapat memodernisasi rantai pasokan mereka dan menjaga barang-barang penting, dan ekonomi, bergerak.”

Pada praktiknya, jaringan operator angkutan truk yang diaktifkan melalui platform digital Uber Freight, akan dikombinasikan dengan teknologi pengirim dan solusi operasional milik Transplace. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan platform logistik berskala penuh untuk memenuhi semua kebutuhan dari pihak pengirim, dan melibatkan operator di mana pun mereka berada.

 

Editor: Antonius
Foto: Istimewa

 



Sponsors

logo-chinatrucks300 327pix