Tumbuhkan Solidaritas antar Sopir dan Pengusaha Angkutan, PTN Sukses Gelar Kopdar #2

07 / 01 / 2019 - in Community, News

Pasuruan Truk Nusantara (PTN) sukses menggelar kopdar kedua di Lapangan Desa Kepuh, Kejayan, Pasuruan kemarin (6/1). Ratusan truk dari berbagai daerah datang memadati lapangan dengan mengusung antribut dari komunitas masing-masing. Barisan rapi peserta kopdar mulai dari mobil pick-up, truk bak, dump truck hingga truk tronton meriahkan acara rutin ini.

DSC09704DSC09671

Waluyo Utomo selaku Pendiri dan Pembina PTN menyampaikan “Dengan adanya acara ini, antara para sopir dan pengusaha angkutan hubungan tetap terjalin baik sehingga secara perekonomian bisa berkembang untuk kalangan sopir atau pengusaha agar kami bisa saling menghidupi.  Harapan kami juga sopir bisa mengikuti aturan main di lalu lintas. Ini termasuk undang-undang lalu lintas dan aturan dari Dishub terkait dengan tonase dan tata cara muat. Ini yang kami ingin turut dijaga bersama-sama sehingga terwujud keselamatan kerja untuk semua pengguna jalan, “ tegasnya

Meski PTN belum genap berumur satu tahun, tetapi acara kopdar dan ngopi bareng rutin digelar untuk menjaga solidaritas antar anggota. “Kami adakan acara pertemuan sekali sebulan. Kami jaga ini untuk bisa saling memberikan informasi kepada anggota. Kami juga mendapatkan pembinaan dari Dishub setempat perihal aturan-aturan baru di lalu lintas. Selain acara kumpul bersama, PTN juga melakukan kegiatan sosial. Kami membagikan sembako untuk janda tua di wilayah Purwosari. Itu adalah baksos pertama kami.” tambah Waluyo.

DSC09713

PTN resmi berdiri Agustus 2017 atas solidaritas para sopir dan pengusaha angkutan. PTN tidak membatasi wilayah anggota. “Anggota kami tidak menutup kemungkinan dari Kabupaten Pasuruan saja. Kami mempersilahkan untuk anggota dari luar kabupaten, asalkan mau mematuhi aturan yang ada dan berperan aktif di komunitas,” ungkap Freddy Setiawan Ketua Harian PTN.

Sesuai dengan tujuan awal dibentuk PTN, Waluyo berharapa pemerintah juga turut mendukungnya. “ Apabila sopir tidak diberdayakan dengan baik misal secara kesehatan tidak terjaga. Akan memperlambat pekerjaan dan berpengarauh pada perekonomian. Saya harap pemerintah juga bisa mempermudah BPJS dan asuransi kecelakaan. Jaminan itu yang kami harapkan. Dalam hal aturan lalu lintas, kami sudah menerima pembinaan administrasi, dengan diberik masukan jika ada aturan baru, atau informasi pengurusan SIM. Kami berharap Pemerintah ikut mendukung kami dalam memperdayakan sopir,” kata Waluyo

Teks dan Foto : Sigit A



Sponsors

AFFA-logisticsphotocontest 

Capture 

web-banner-327x300 truck

logo-chinatrucks300 327pix