Truk Lebih Kuat Jika Punya Kriteria Seperti Ini

26 / 02 / 2016 - in Berita

Truk dengan kemampuan serta daya jelajah tinggi tidak melulu harus berteknologi tinggi. Lihat saja truk Tata di India ini, meski desainnya antik dan boleh dibilang tidak up to date, namun kuat mengarungi medan berat.

Mulai dari jalanan perkotaan, pedesaan sampai ke wilayah dengan jalur sangat ekstrem seperti di kawasan Grand Trunk Road yang menghubungkan Asia Selatan dengan Asia Tengah melintasi Chittagong, Bangladesh bagian barat menuju Howrah, Bengal bagian barat di India, India bagian utara melintasi Amritsar di Punjab ke Lahore di Pakistan, dan menuju Kabul di Afghanistan. Jalur ini punya kontur tebing yang dalam dan curam dan sangat extrem untuk dilewati kendaraan kecil terlebih truk.

Pastinya hal ini memerlukan kriteria tersendiri dari kendaraannya maupun komponen pendukung yang digunakan. Seperti pemilihan ban dengan kekuatan mumpuni serta model kembang (pattern) untuk melintasi berbagai jenis medan. Kemudian kekuatan sasis yang cenderung mengutamakan jenis sasis yang lentur dan tidak kaku, karena pemakaian sasis berkarakter lentur sangat cocok digunakan pada medan ekstrem dengan jalur tanjakan dan turunan terjal agar tidak mudah patah.

Soal sasis ini menjadi pertimbangan utama lantaran rangka truk dengan karakter lentur lebih mudah untuk bergerak, selain itu tidak membuat kendaraan gampang kepater terlalu lama jika terperosok ke dalam lumpur atau melibas medan off-road yang sangat berat. Sasis yang lentur membuat badan truk mudah keluar dari jebakan lumpur ataupun pasir, ketimbang truk dengan sasis yang kaku sekali pun lebih kokoh.

Kehandalan mesin disertai teknologi konvensional juga pegang peranan penting untuk melintasi jalur ekstrem seperti di daerah Grand Trunk Road tadi. Meskipun dibekali teknologi canggih namun saat terjadi masalah di tengah jalan tidak banyak mekanik yang paham untuk mengatasinya, sama saja membawa truk mogok yang tidak mau diajak jalan lagi.

Jika menggunakan truk dengan mesin konvensional, hampir semua mekanik kelas bengkel resmi sampai mekanik panggilan mangatasinya jika mesin mengalami masalah. Terlebih lagi dalam hal perawatan juga lebih mudah, karena dapat dikerjakan secara manual oleh sopir maupun kenek.

Sektor transmisi juga tidak boleh gampang rusak dengan kondisi jalan ekstrem plus muatan overload. Perlu juga mempertimbangkan soal pemilihan sistem penggerak roda (6×2 atau 6×4), jika truk kerap melintasi jalur ekstrem idealnya mengandalkan sistem penggerak 6×4. Ditambah lagi soal ketersediaan onderdil yang mudah didapatkan dimanapun, menjadikan kinerja truk lebih andal di segala medan.

Teks : Antonius S

Sumber foto : Istimewa



Sponsors

 

 

logo-chinatrucks300 327pix