TruckMagz School Sambangi Jakarta

04 / 04 / 2018 - in Events, News
001 ee

Jakarta menjadi kota ketiga yang disambangi TruckMagz dalam gelaran ‘TruckMagz School’ pada 4 – 5 April 2018 di Klub Kelapa Gading, Jakarta. Seperti dua kota sebelumnya, selama dua hari peserta yang sebagian besar pengemudi akan dibekali materi defensive driving, tire management system dan basic lubricant knowledge. Event ini terselanggara atas kerjasama dengan Exxon Mobil Lubricant Indonesia dan PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) selaku agen pemegang merek truk Mercedez-Benz.

Event ini sangat bagus untuk mengedukasi pengemudi truk yang mungkin belum punya kesempatan belajar di tempat kerjanya. Lewat event ini juga diharapkan akan timbul kesadaran dari pemilik truk agar semakin meningkatkan kemampuan pengemudinya,” ujar Adrianto Sugiarto Wiyono, Senior Instuctor Indonesian Defensive Driving Center (IDDC) (4/4).

Pengamatan Adri, beberapa perusahaan trucking terlalu menekan pengemudinya sehingga jam mengemudi melebih batas sewajarnya. Padahal durasi mengemudi ideal dalam sehari hanya 12 jam. Durasi tersebut pun mesti diberi jeda empat jam sekali untuk istirihat 20 sampai 30 menit. “Pengusaha terlalu memaksakan sopir agar barang cepat sampai. Sopirnya sendiri sudah lelah. Sehingga wajar beberapa kasus kecelakaan terjadi karena faktor kelelahaan,” terangnya.

Apresiasi yang sama terhadap acara turut disampaikan Aptrindo DKI Jakarta. “Pada prinsipnya kita menyambut positif kegiatan ini. Makanya kita menyarankan seluruh pengusaha trucking untuk mengirimkan sopirnya mengikuti acara ini. Karena kita tahu materi yang disampaikan tak sekedar teori dan sangat membantu dalam mengubah kebiasaan sopir dalam berkendara,” kata Mustadjab Susilo Basuki, Ketua Umum Aptrindo DPD DKI Jakarta.

Tercatat 91 peserta mengikuti ‘TruckMagz School’ berasal dari perusahaan truk di kawasan Jabodetabek. Pada hari pertama, peserta dibekali materi defensive driving yang meliputi pengetahuan dan perilaku mengemudi berkeselamatan. Disusul dengan ujian tulis yang kemudian diseleksi menjadi 10 besar peserta terbaik untuk mengikuti ujian praktek.

Dalam ujian pratek, instruktur akan menilai sopir ketika melakukan persiapan berkendara, posisi duduk mengemudi, cara mengemudi dan kesesuaian dengan teori yang disampaikan. Dari 10 peserta yang mengikuti ujian praktek akan diseleksi kembali menjadi tiga peserta terbaik yang berhak mendapatkan hadiah.

Teks: Abdul

Foto: Giovanni



Sponsors

NEW_327X300_

web-banner-327x300 truck

logo-chinatrucks300 327pix