TruckMagz Menggelar Program Safety First untuk Para Sopir Truk

21 / 02 / 2018 - in Berita

Keselamatan berlalu lintas merupakan hal yang penting, mengingat 61 persen dari penyebab terbesar kecelakaan adalah faktor manusia. Berdasarkan data dari Direktorat Jendral Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, pada tahun 2014, 13 persen kecelakaan dialami oleh truk dan bus. Guna mengurangi angka kecelakaan truk di Indonesia, khususnya di wilayah Banten, TruckMagz bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) DPD Banten menyelenggarakan program Defensive Driving Training di The Royal Krakatau Hotel, Cilegon, Banten, Rabu (21/Feb/2018).

Berdasarkan data yang dihimpun TruckMagz, pada akhir 2017 lalu hanya 7,7 persen sopir yang pernah mendapatkan pelatihan mengemudi dari perusahaan, di mana 7,7 persen sopir diberikan pelatihan safety first serta 7,7 persen sopir diberi pelatihan internet, dan sisanya tidak pernah mendapatkan pelatihan sama sekali. Rendahnya jumlah sopir yang bersertifikat ini mendorong TruckMagz untuk berupaya meningkatkan kesadaran para pelaku di industri trucking Indonesia, untuk terus menambah jumlah sopir bersertifikat khususnya di wilayah Banten melalui program ini.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perwakilan perusahaan trucking di wilayah Banten dan didukung penuh oleh PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) selaku agen pemegang merek truk Mercedez-Benz di Tanah Air, serta PT Dwi Multi Makmur selaku distributor produk HJ Bridge axle di Indonesia.

Tahun ini TruckMagz menggelar roadshow bertajuk ‘Safety First, Efficiency Follow’ di lima kota besar di Indonesia yaitu Cilegon (21-22 Februari), Semarang (14-15 Maret), Jakarta (4-5 April), Palembang (18-19 April), dan berakhir di Surabaya (8-9 Mei). Roadshow ini merupakan program edukasi dan kampanye keselamatan serta efisiensi perusahaan sekaligus program penghargaan bagi sopir truk serta perusahaan angkutan barang.

Format kegiatan ini berupa defensive driving training bagi sopir truk, pelatihan mengenai tire management system serta basic lubricant training. Jika defensive driving training hanya bisa diikuti oleh sopir truk, pelatihan tire management system serta basic lubricant training lebih ditujukan kepada mekanik, kepala sopir, kepala pembelian, atau pengadaan barang. Program pelatihan tire management system serta basic lubricant training dimaksudkan untuk memberi tambahan pengetahuan mengenai pengelolaan ban dan oli, serta mengelola persediaannya agar tidak terjadi pemborosan dalam operasional perusahaan angkutan barang.

Pelatihan defensive driving dipandu oleh tim profesional dari Indonesia Defensive Driving Center (IDDC) bersertifikat internasional. Nantinya, dari seluruh peserta akan disaring 10 sopir terbaik dengan nilai tertinggi. Kemudian, akan dipilih tiga sopir terbaik untuk juara I, II, dan III untuk kategori sopir truk serta juara I, II, dan III untuk kategori perusahaan dengan total hadiah sebesar 30 juta, trofi, serta piagam penghargaan sebagai pemenang. Sepuluh orang sopir dengan nilai terbaik akan diundang di gala diner untuk penyerahan hadiah.

Pimpinan Redaksi TruckMagz Ratna Hidayati mengatakan, tahun ini TruckMagz mengadakan kampanye keselamatan berlalu lintas dan bagaimana mencapai efisiensi optimal perusahaan dengan pemilihan dan perawatan secara tepat. ”Saya harap melalui defensive driving training sopir maupun kepala sopir mendapat pengetahuan dan teknik berkendara yang mengutamakan keselamatan diri, kendaraan dan muatan yang diangkut, serta orang-orang di sekelilingnya,” kata Ratna.

Menurutnya, pelatihan ini juga diharapkan dapat pemahaman tentang pengelolaan ban dan oli agar efisiensi perusahaan dapat tercapai. Dengan penggunaan dan perawatan ban secara tepat, perusahaan bisa memangkas biaya ban hingga 12 persen. Begitu juga dengan penggunaan oli kendaraan yang hanya mencapai 1-2 persen dari biaya operasional, namun penggunaan oli yang tepat dapat memperpanjang umur mesin kendaraan serta mengurangi keausan spare part.

Communication and Marketing Manager DCVI, Arizta Quintasari mengatakan, acara ini dapat memberikan kesempatan kepada para pengemudi truk untuk lebih mengenal tentang bagaimana cara mengemudi dengan aman dan peduli keadaan sekitar atau disebut dengan defensive driving. ”Kami sangat senang dengan antusiasme dari para perusahaan yang menaungi para pengemudi yang aktif berpartisipasi di acara ini, untuk dapat memahami seberapa pentingnya keamanan dalam berkendara,” katanya.

Arizta menuturkan, bila acara ini juga sejalan dengan visi Mercedez-Benz untuk menciptakan situasi mengemudi bebas kecelakaan. Di acara ini juga memberikan kesempatan bagi para sopir truk untuk mendapatkan pengetahuan mengenai fitur-fitur keamanan dari Mercedes-Benz Axor, dan beberapa driver bisa secara langsung mengaplikasikan apa yang telah dipelajari melalui sesi praktik berkendara dengan truk Mercedes-Benz New Axor 1623 C.

”Kami harap dari acara ini, para pengemudi  dan perusahaan yang berpartisipasi dalam acara ini bisa menjadi pelopor dan contoh bagi pemangku usaha lainnya untuk bersama-sama menciptakan situasi berkendara yang lebih aman di jalan raya Indonesia,” ujar Arizta.

 

Teks: Citra
Editor: Antonius
Foto: Giovanni



Related Articles

Sponsors

logo-chinatrucks300 327pix