Transportasi Intermoda Pelabuhan Tanjung Priok-Cikarang Dry Port Diujicoba Februari Ini

06 / 02 / 2016 - in News

Transportasi intermoda yang sejatinya sudah digagas pemerintah Indonesia sejak 2010 lalu, tahun 2016 ini sepertinya akan segera terwujud dalam rangka menurunkan biaya logistik di Tanah Air. Pasalnya di bulan Februari 2016 ini, pemerintah akan segera melakukan ujicoba aktifasi jalur kereta api yang menghubungkan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta dengan Pusat Logistik Berikat (PLB) di Cikarang Dry Port (CDP), Jawa Barat.

Sistem transportasi intermoda yang merupakan model pengangkutan barang menggunakan dua atau lebih moda transportasi secara kontinyu tanpa mengubah cara penanganan terhadap barang itu sendiri, akan melibatkan PT Kereta Api Logistik, Pelindo II dan PT Cikarang Inland Port selaku pengelola CDP.

“Infrastruktur rel kereta api di dalam Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta sudah siap diujicoba, tinggal menunggu kesepakatan untuk penetapan pembagian porsi usaha secara B to B (Business to Business),” jelas Shahandra Hanitiyo, Kabag Humas Kementerian Koordinasi Bidang Maritim dalam siaran pers, Jumat (5/Feb).

Terkait pemeriksaan barang yang menjadi wewenang Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea Cukai termasuk Badan Karantina, PT Cikarang Inland Port sudah menyediakan kantor berikut fasilitas khusus untuk pemeriksaan barang di CDP lantaran fasilitas tersebut belum tersedia di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.

Sementara itu, Benny Woenardi selaku Managing Director PT Cikarang Inland Port menargetkan pertumbuhan volume ekspor-impor bisa naik sebesar 10 persen di tahun 2016 ini berkat adanya Pusat Logistik Berikat (PLB) di Cikarang Dry Port (CDP). “Tahun lalu (2015) volume ekspor-impor melalui CDP tumbuh 40 persen, dan tahun ini (2016) ditargetkan akan naik mencapai 50 persen,” kata Benny.

Teks : Antonius S

Sumber foto Youtube



Sponsors

 

 

 

logo-chinatrucks300 327pix