Tol Trans Jawa Sepanjang 616 km Rampung Dalam 4 Tahun

02 / 01 / 2019 - in News
Tol Trans Jawa

Sejak 2015 Pemerintah Indonesa menggalakkan pembangunan infrastruktur yang salah satunya adalah jalan bebas hambatan atau jalan tol. Dalam empat tahun sejak 2015 hingga 2018, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang diberi mandat untuk melaksanakan pembangunan seluruh infrastruktur di Indonesia, telah merampungkan 616 km dari 1.150 km Tol Trans Jawa yang menghubungkan Merak (Banten) hingga Banyuwangi (Jawa Timur).

Saat ini progres pembangunan Tol Trans Jawa sudah tersambung sampai Kecamatan Grati di Kabupaten , Jawa Timur sepanjang 933 km. Sementara sisanya, Pasuruan-Banyuwangi sepanjang 217 km, ditargetkan beroperasi pada tahun 2021 mendatang. Progres tersebut melengkapi ruas-ruas Tol Trans Jawa yang telah beroperasi sebelumnya, yakni pada kurun 1978-2004 sepanjang 242 km serta pada kurun 2005-2014 sepanjang 75 km.

Tujuh ruas tol teranyar di Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah telah diresmikan pengoperasiannya pada bulan Desember 2018 lalu, yakni empat ruas tol di Jawa Timur dan tiga ruas tol di Jawa Tengah. “Dengan diresmikannya jalan tol di Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah tersebut, maka jalan tol dari Jakarta hingga Surabaya sudah tersambung,” kata Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu saat peresmian.

Empat ruas tol di Jawa Timur yang diresmikan sepanjang 59 km antara lain ruas Ngawi-Kertosono segmen Wilangan-Kertosono (38 km), Jombang-Mojokerto seksi Bandar-Kertosono (1 km), Gempol-Pasuruan seksi 3 Pasuruan-Grati (14 km), dan Surabaya-Gempol seksi relokasi Porong-Gempol (6 km). Sedangkan tiga ruas tol di Jawa Tengah dengan panjang total 142 Km yakni ruas Pemalang-Batang segmen SS Pemalang-Paserakan (34 km), Batang-Semarang (75 km), serta ruas Semarang-Solo segmen Salatiga-Kartasura (33 km).

Presiden Joko Widodo berharap dengan selesai dan tersambungnya ruas tol dari Jakarta-Grati akan mempercepat waktu tempuh transportasi darat, disamping jalan nasional antarprovinsi yang sudah ada. Kehadiran Tol Trans Jawa juga segera diintegrasikan dengan kawasan industri, kawasan ekonomi khusus (KEK), maupun kawasan-kawasan wisata yang ada di sepanjang jalur tol.

“Saya kemarin mendapat laporan dari Gubernur Jawa Timur, bahwa setelah adanya jalan tol, kawasan industri di Kabupaten Ngawi semakin meningkatkan minat para calon investornya. Sebab dari sisi lahan dan juga dari sisi ketenagakerjaan masih kompetitif,” kata Presiden Joko Widodo.

Sementara itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh kementerian/lembaga, yang telah bekerja sama dengan baik selama proses pembangunan ruas-ruas jalan tol Trans Jawa. “Demikian pula kepada seluruh lapisan masyarakat yang terkena jalur tol ini, kami haturkan beribu terima kasih atas kerjasama dan dukungannya,” ujar Menteri Basuki. Dibukanya tujuh ruas tersebut, kata Basuki menambahkan, telah memperlancar arus mudik Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

 

Editor: Antonius
Foto: Kementerian PUPR



Related Articles

Sponsors

GIIAS

KI-2018-Web-Banner-320x327 (TruckMagz)

1cemat-banner300-80-cn 

logo-chinatrucks300 327pix

FA-CVL-Digital-Banner-300x327-pixel