Tol Cisumdawu Harus Selesai dan Beroperasi Tahun 2021

29 / 07 / 2020 - in Berita

Percepatan pembangunan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) yang ditargetkan rampung dan beroperasi pada Desember 2021, masih terkendala pembebasan lahan di Seksi 1, Seksi 2, dan Seksi 4-6.

Asisten Deputi Infrastruktur Dasar, Perkotaan, dan Sumber Daya Air, Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Rahman Hidayat menjelaskan bahwa penyelesaian lahan Seksi 1 ditargetkan pada Agustus, Seksi 2 pada Juli, dan Seksi 4-6 pada Oktober 2021.

“Sekarang ini kami memastikan dengan turun ke lapangan, apa saja kendala yang dihadapi dalam pengerjaan jalan Tol Cisumdawu ini. Progres lambat tapi sudah diarahkan tahun 2021 harus selesai dan beroperasi,” kata Rahman menjelaskan.

Menurut Rahman, kendala pembebasan lahan dalam pengerjaan Tol Cisumdawu lantaran beberapa hal, seperti proses validasi yang belum selesai di Seksi 1, dan perlunya penambahan lahan karena rawan longsor di Seksi 2.

Sementara untuk Seksi 4-6 yang dikerjakan PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT), menurut Rahman perlu dilakukan adendum dengan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) karena ditemukan kendala terkait pendanaan. “Perlu adendum Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) untuk menambahkan ketersediaan dana, sehingga CKJT mendapatkan kepastian ketersediaan dana di LMAN,” ujarnya lagi.

Selain itu, lanjut Asdep Rahman, melalui Perpres 66 Tahun 2020 yang ditetapkan 19 Mei 2020 menyatakan bahwa proses pembayaran langsung akan diajukan langsung ke LMAN tanpa melalui review dan verifikasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Meski demikian, kata Rahman, penelitian administrasi dapat melibatkan APIP, dengan catatan berkas yang sudah masuk ke BPKP sebelum penetapan Perpres 66 Tahun 2020 akan tetap dilanjutkan proses review dan verifikasi oleh BPKP. “Langkah itu sesuai dengan Perpres Nomor 66 Tahun 2020,” katanya menambahkan.

 

Editor: Antonius
Foto: KemenPUPR



Related Articles

Sponsors

 

 

 

logo-chinatrucks300 327pix