Tips Wiper Anti Macet

18 / 10 / 2021 - in Tips & Trik

Pengemudi mungkin pernah berada dalam kondisi panik saat mengemudi, yang disebabkan karena hujan secara tiba-tiba. Cukup deras hingga kaca tertutup oleh guyuran air hujan dan parahnya lagi, wiper tidak bekerja maksimal.

“Ketika hujan turun, saat itulah wiper kaca depan menjadi partner terbesar pengemudi. Ketika hujan turun, tugas wiper adalah menyapu semua guyuran air hujan di kaca depan. Itulah sebabnya mengapa wiper yang dirawat dengan baik sangat penting untuk keselamatan, bahkan dapat mempengaruhi catatan kinerja pengemudi di perusahaan,” buka Armano Dzaka Syarif, Asisten Supervisor PT Kemasan Nusa Marga.

Pentingnya Kinerja Wiper
Wiper sudah terpasang sejak truk keluar dari pabrik. Sejak lama juga wiper dianggap sebagai perangkat keselamatan yang harus memenuhi persyaratan UU 22/2009 mencakup kondisi ketika uji KIR. “Selama bertahun-tahun, ada banyak penyempurnaan wiper untuk membuatnya lebih efisien. Mulai dari material blade yang lebih baik, area sapuan yang lebih luas, bahkan ada yang dipasang teknologi canggih untuk bekerja secara otomatis dan menyesuaikan kecepatan dengan intensitas tetesan air hujan,” kata Armano.

Komponen terpenting wiper adalah motor. “Jika motor bermasalah, semua fitur tambahan tidak akan ada gunanya. Sayangnya, tidak semua motor wiper sama. Karena kuantitas motor wiper di pasaran yang berlimpah, banyak barang yang dibuat semurah agar produk cepat laku, tapi mengesampingkan kualitas,” tambahnya.

“Idealnya, motor dan sistem wiper dirancang agar sesuai dengan jenis kendaraan. Sistem yang dirancang dengan baik memiliki persneling dan peringkat motor yang tepat untuk memastikannya tidak kelebihan beban karena ukuran wiper. Jika banyak masalah pada motor atau komponen wiper, itu bisa jadi akibat dari solusi yang tidak ditentukan dengan baik. Harapannya sapuan air yang efektif dan luas, tapi spesifikasi motor tidak mampu mencapainya. Yang ada hanya masalah ketika turun hujan,” pesan Armano.

Berikutnya adalah perawatan sistem wiper yang tepat. Visibilitas yang buruk merupakan kontributor terhadap banyak kecelakaan. Dalam satu kecelakaan yang terjadi ketika hujan, catatan perawatan wiper bisa masuk dalam daftar penyelidikan. Untuk memastikan kinerja wiper dan mengurangi risiko kecelakaan dalam kondisi mengemudi, berikut empat hal yang harus diperhatikan:

1. Jaga kondisi wiper
“Saat truk menjalani perawatan rutin, pastikan wiper diperiksa. Ini mencakup pemeriksaan kondisi blade dari retak atau rusak. Lalu perhatikan wiper pada setiap kecepatan. Ganti semua komponen yang rusak. Minta pengemudi untuk secara proaktif melaporkan masalah apa pun yang terjadi dengan wiper atau visibilitas. Jika mengalami masalah berulang dengan beberapa sistem, perusahaan perlu mempertimbangkan untuk memasang unit motor atau lengan wiper yang lebih baik yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan dan desain kaca depannya,” katanya.

2. Optimalkan visibilitas kaca depan
Untuk visibilitas terbaik, penting untuk memaksimalkan area kaca depan dimana wiper bekerja. Perhatikan lekukan dimana lekukan kaca kaca depan mungkin menjadi terlalu luas untuk dibersihkan. Pola sapuan radial paling baik bila kaca lebih lebar daripada tingginya. Pola pantograf bekerja lebih baik pada kaca yang tinggi dan sempit.
Idealnya, panjang wiper dan pola sapuan menutupi sebanyak mungkin bukaan kaca dengan memperhitungkan lengkungan kaca dan besarnya sudut. Jika wiper standar pada truk tidak memberikan cakupan yang baik, perusahaan perlu mempertimbangkan untuk memasang ukuran wiper yang sedikit lebih diatasnya.

3. Pilh blade yang Tepat
Blade dipasaran hadir dengan berbagai bentuk dan material. “Sama seperti ban, yang memiliki kompon yang berbeda, semakin lembut komponnya, semakin cepat keausannya. Kebutuhan akan area sapuan yang baik yang ditawarkan oleh material yang lebih lunak dengan umur pakai yang lebih lama dari material yang lebih keras.

4. Pastikan sirkuit motor terlindung
Motor wiper akan memerlukan banyak daya saat mengemudi di hujan lebat atau kondisi hujan berangin. Untuk menghindari masalah, gunakan sekring yang tepat. Motor DC 12 volt perlu sekitar 5 ampere selama penggunaan normal. Sebaiknya gunakan sekring 10 amp untuk satu motor DC 12 volt, atau pemutus sirkuit 15 amp untuk dua motor.

Perawatan dan spesifikasi sistem wiper yang baik memiliki dua tujuan yaitu mengurangi risiko kecelakaan dan membuat pengemudi tanpa masalah saat hujan. Kedua hal ini langsung menuju keuntungan perusahaan, yang seharusnya memilih wiper berkualitas sebagai prioritas utama.

Teks : Sigit

Foto : Truckmagz



Sponsors

logo-chinatrucks300 327pix