Tips Membersihkan Filter Udara

25 / 08 / 2021 - in Tips & Trik

Banyak produsen filter udara untuk truk melarang membersihkan sendiri karena dengan alasan jika membersihkan sendiri tidak menjamin filter udara akan bersih. Meskipun demikian, beberapa pemilik dan bagian maintenance percaya bahwa membersihkan dan menggunakan kembali filter udara dapat menurunkan biaya operasional. Apakah itu 100 persen benar?

Abdul Chamid Kepala Bengkel Rambikalih Karangpilang mencoba membuka pandangan mengenai pembersihan filter udara di bengkel perusahaan. Tetapi sebelum memutuskan untuk membersihkan filter udara sendiri, harap pertimbangkan fakta-fakta berikut ini.

  • Tetap perhatikan usia pakai dari filter udara dan tetap tunduk pada rekomendasi produsen dengan melihat buku petujuk dari pabrikan. Dengan memperhatikan cara membersihkan filter udara sesuai pentunjuk memberikan ekstra masa pakai filter udara dan mesin kendaraan.

  • Membersihkan filter udara sendiri akan sedikit mengikis lapisan penahan debu dibandingkan dengan mengganti filter udara baru. Kemampuan membersihkan dapat turun sekitar 25% setelah pembersihan pertama. Dengan kehilangan kapasitas tambahan setelah pembersihan sendiri. “Otomatis kehilangan lapisan penahan debu akan memendekkan usia pakai dari kemampuan sebenarnya. Ini artinya mengarah maintenance yang harus lebih sering dan bisa menambah risiko terjadinya kesalahan saat pembersihan,” jelas Chamid.

  • Kontaminan yang ditemui di jalan baik itu berupa partikel dan jelaga sangat sulit untuk dikeluarkan dari filter udara. Ketika filter dibuka akan tampak kotoran yang menempel. Kondisi filter seperti itu jelas sekali kemampuannya dalam menyaring sudah berkurang. Pembersihan filter hingga semua kotoran hilang kemungkinan besar akan mengakibatkan kerusakan pada media filter udara itu sendiri.

  • Filter udara sekunder tidak boleh dibersihkan karena filter sekunder adalah penghalang terakhir kontaminan sebelum masuk mesin. Usia pakai filter udara sekunder setara dengan tiga kali pergantian filter udara utama atau satu tahun sekali mana saja yang mencapai dahulu.

  • Penanganan ekstra untuk filter udara secara tidak sengaja dapat menyebabkan kerusakan. Penggunaan cairan cleaner yang tepat untuk membersihkan, sangat berpengaruh pada usia pakai filter udara.

  • Umumnya bengkel resmi tidak ingin membersihkan filter udara. Karena alasan teknis, filter akan bermasalah terlalu sering dibuka dan ditutup. Sebaiknya pertimbangkan mendapatkan perlindungan filter udara yang optimal tetapi juga irit biaya penggantian sparepart ke depan.

Tetapi, jika tetap memutuskan untuk membersihkan filter udara sendiri perhatikan juga hal-hal berikut.

  • Ingat, ada beberapa risiko yang terkait dengan pembersihan filter udara. Penting untuk diketahui, bahwa membersihkan sendiri sebaiknya menimbang risiko terbesar yang harus dihindari. “Sebaiknya menggunakan alat-alat khusus dan dilakukan oleh mekanik yang ahli. Jika perlu gunakan jasa bengkel khusus. Memilih bengkel bagus sama halnya dengan memilih dokter terbaik,” tambah Chamid.

  • Ada beberapa teknik pembersihan filter, ada yang menggunakan getaran dan udara bertekanan rendah serta vakum untuk membersihkan filter udara. Tetapi lakukan inspeksi visual terlebih dahulu sebelum membongkar filter udara.

  • Meskipun pembersihan sudah dilakukan dengan cara yang benar, sebagian besar produsen filter udara tidak akan menjamin filter udara bersih 100 % kecuali ganti baru.

  • Sebelum memulai membersihkan, perhatikan jika ada kerusakan pada filter dan gasket. “Tolong perhatikan, jangan terburu-buru membersihkan filter udara, cek dan ricek jika terlihat rusak saringan harus dibuang. Dan selalu bersihkan filter di area yang bersih,” pesan Chamid.

Berikut beberapa teknik teknik pembersihan filter udara yang umum dilakukan bengkel.

Ada empat metode yang digunakan untuk membersihkan elemen filter udara, beberapa di antaranya dapat mengunakan kombinasi metode sebagai berikut.

  1. Menggunakan angin bertekanan dengan atau tanpa vakum.

Selalu gunakan udara bersih dan kering pada jenis filter kering. Tekanan tidak boleh melebihi 40 PSI pada jarak yang tidak lebih dekat dari 2 inci. Arahkan udara terkompresi melalui filter dari sisi bersih. Lalu jalankan nozzle ke atas dan ke bawah lipatan filter sambil mengarahkan sumber vakum berlawanan dengan nozzle. “Artinya mengisap keluar kotoran dan menariknya dengan vakum. Jangan mendekatkan nosel hingga bersentuhan langsung dengan media filter karena filter bisa rusak,” ingat Chamid. Perlu diingat, sebenarnya hampir tidak mungkin untuk menghindari masuknya debu ke sisi yang sudah bersih kecuali sisi terbuka dari filter udara ditutup rapat. Cara ini sulit diterapkan untuk pembersihan yang sudah lebih dari dua kali.

  1. Air bertekanan

Gunakan tekanan air normal di 40 PSI tanpa nozzle. Arahkan air ke sisi bersih dari saringan terlebih dahulu, jalankan air ke atas dan ke bawah lipatan filter. Ulangi proses ini mulai dari sisi kotor filter. Lalu tiup dengan udara kering secara menyeluruh. Pembersihan ini harus dilakukan tidak lebih dari enam kali karena jika berlebih, media filter akan rusak. Pembersihan cara ini akan meninggalkan bekas lipatan bergelombang karena tekanan air.

  1. Vakum

Gunakan vakum standar untuk pembersihan. Gerakkan nozzle vakum secara perlahan-lahan ke atas dan ke bawah pada lipatannya sisi kotor dari filter saja. Nozzle jangan menyentuh media filter ketika membersihkan.

  1. Rendam dalam deterjen yang tidak berbusa

Filter pertama-tama harus dibersihkan dengan tiupan angin dari kompresor, vakum atau air. Isi wadah dengan air hangat sekitar 37-60 derajat Celcius dan deterjen. Diamkan selama 15-30 menit, goyang perlahan filter dalam larutan dan biarkan selama 10 menit. Bilas filter dengan air bersih dari sisi yang bersih sampai aliran tampak jernih. Tiup dengan udara kering maksimum 70 derajat Celcius secara menyeluruh. Pembersihan ini sebaiknya tidak dilakukan lebih dari enam kali. Jangan sepenuhnya merendam filter ke dalam larutan pembersih. Pembersihan harus dilakukan dengan menghindari kontak sisi bersih dari filter dengan air kotor bekas rendaman.

Setelah filter dibersihkan tempatkan di area yang memiliki cukup cahaya. “Periksa paking dari retakan atau tampak getas. Arahkan filter ke sumber cahaya, terawang, dan periksa dengan seksama tidak ada lubang-lubang kecil. Jika terdapat banyak lubang, artinya filter tidak bisa digunakan. Setelah dibersihkan tandai secara permanen filter dengan mencantumkan jumlah dan tanggal pembersihan,” saran Chamid. Jika ingin menyimpan filter udara terlebih dahulu, gunakan polybag dan letakkan dalam kardus.

Editor : Sigit



Sponsors

logo-chinatrucks300 327pix