Tiga Ruas Tol Di Jateng Resmi Beroperasi

21 / 12 / 2018 - in News

Presiden Joko Widodo meresmikan tiga ruas tol yang bertempat di Jembatan Kali Kuto, ikon Jalan Tol Batang-Semarang sekaligus ikon Jalan Tol Trans Jawa. Tiga Ruas tersebut adalah Jalan Tol Pemalang-Batang sepanjang 34 Km, Jalan Tol Batang-Semarang sepanjang 75 Km dan Jalan Tol Semarang-Solo Segmen Salatiga-Kartasura sepanjang 33 Km, kemarin (20/12).

Peresmian ini menjadikan Jalan Tol Batang-Semarang yang dikelola oleh PT Jasamarga Semarang Batang dan Jalan Tol Semarang-Solo yang dikelola oleh PT Trans Marga Jateng beroperasi sepenuhnya, setelah sebelumnya Jalan Tol Ngawi-Kertosono-Kediri Segmen Wilangan-Kertosono, Jalan Tol Jombang-Mojokerto Segmen Bandar-Kertosono, Jalan Tol Gempol-Pasuruan Segmen Pasuruan-Grati dan Jalan Tol Surabaya-Gempol Seksi Relokasi Porong-Gempol, diresmikan dihari yang sama.

Kegiatan peresmian ini ditandai dengan penekanan sirine dan penandatanganan prasasti secara langsung oleh Presiden Jokowi dan disaksikan Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini M. Soemarno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Desi Arryani, Direktur Pengembangan Jasa Marga Adrian Priohutomo, Direktur Operasi I Mohamad Sofyan, Direktur Operasi II Subakti Syukur, Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang Arie Irianto, Direktur Utama PT Trans Marga Jateng Yudhi Krisyunoro beserta jajaran direksi kelompok usaha Jasa Marga.

Dengan beroperasinya Tol Trans Jawa dari Merak-Grati, Pasuruan sepanjang 933 Km, diharapkan mendukung mobilitas masyarakat, barang dan jasa di Pulau Jawa menjadi makin mudah dan cepat mengingat tol yang menghubungkan Merak hingga Grati ini dapat ditempuh dalam waktu yang cukup singkat.  “Penyelesaian pembangunan ini melengkapi ruas-ruas jalan tol yang telah dioperasikan pada masa sebelumnya, yakni pada kurun 1978 hingga 2004 sepanjang 242 Km jalan tol, serta pada kurun waktu 2005 hingga 2014 sepanjang 75 Km,” ungkap Basuki.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menegaskan “Apa yang bisa kita harapkan, yang pertama kita ingin memberikan pilihan-pilihan kepada masyarakat mau lewat Tol Trans Jawa, mau lewat jalan nasional juga silakan. Karena kita ingin dengan dibangunnya jalan ini mobilitas barang, mobilitas logistik, mobilitas orang lebih cepat, lebih mudah dan lebih murah. Kita juga ingin setelah terbangunnya Tol Trans Jawa, bisa terintegrasi dengan kawasan industri, kawasan ekonomi khusus, kawasan wisata,” ungkap Presiden Jokowi. Selain itu, yang perlu diperhatikan bahwa dengan tersambungnya Tol Trans Jawa akan mendorong investasi masuk, dengan investasi yang masuk, maka lapangan pekerjaan juga akan terbuka sebanyak-banyaknya. Kawasan wisata yg dilewati jalan tol juga bisa dikembangkan lebih baik lagi dan diharapkan memberikan pertumbuhan ekonomi daerah yang baik kepada daerah-daerah yang dilewati jalan tol.

Sebagai bagian dari sosialisasi, selama arus mudik balik libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, ketujuh ruas yang diresmikan kemarin akan diberlakukan tarif pengoperasian Rp 0,- Pengoperasian dengan tarif Rp 0,- ini juga merupakan dukungan Jasa Marga dan Kelompok Usahanya sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang mengoperasikan lima dari tujuh ruas tol yang diresmikan hari ini untuk mewujudkan arus mudik balik libur akhir tahun yang lebih aman dan lancar.

Teks : Sigit A

Foto : Jasa Marga



Sponsors

 

 

AFFA-logisticsphotocontest 

logo-chinatrucks300 327pix