Tera Logistics, Online Logistics Marketplace Pertama di Indonesia

22 / 04 / 2021 - in Berita, Info Produk

Kesulitan menemukan perusahaan logistik yang tepat sesuai dengan spesialisasi yang dimiliki, merupakan permasalahan turun-temurun yang sering dialami oleh para eksportir dan importir yang baru memulai bisnis. Berangkat dari permasalahan tersebut, Handoyo, Iman, dan Leonardus pada November 2017 mendirikan startup Tera Logistics, sebuah platform logistik online yang memfasilitasi pengirim barang untuk menemukan perusahaan logistik yang tepat sesuai dengan jenis kargo serta tujuan pengirman dari para eksportir maupun importir.

(dari kiri ke kanan) Founder Tera yakni Leonardus, Handoyo, dan Iman

Handoyo menuturkan, setiap perusahaan logistik memiliki spesialisasi dalam menangani jenis kargo dan destinasi negara tertentu. Melalui platform Tera Logistics maka para eksportir dan importir dapat mengklasifikasi perusahaan logistik dalam hitungan menit. “Tera Logistics memiliki visi untuk mempermudah para pengguna mendapatkan harga terbaik dari para perusahaan logistik sesuai dengan kebutuhan dari para kargo yang dimiliki oleh eksportir atau importir,” katanya

Saat ini Tera Logistics telah memiliki hingga 7200 pengguna aktif per bulan dan jumlah mitra terdaftar lebih dari 850 perusahaan freight forwarder, 60 warehouse provider, dan 45 trucking company. Sebagian besar pengguna lokal yang menggunakan platform Tera berasal dari Jabodetabek. Selain itu, terdapat pula beberapa pengguna dari negara lain seperti Singapura, Saudi Arabia, Tiongkok, dan Amerika yang turut menggunakan Tera Logistics untuk memudahkan ekspor impor.

Tera Logistics memiliki dua fitur unggulan yang bisa dimanfaatkan oleh pengguna. Pertama, fitur Quotation Bidding yang memudahkan para pengguna untuk memperoleh harga terbaik dari perusahaan logistik. Para pengguna hanya cukup untuk memasukkan informasi terkait jenis kegiatan serta tanggal ekspor/impor yang ingin dilakukan, mode transportasi, serta jenis kargo beserta dengan volume dan tonase. Kemudian informasi tersebut akan di forward kepada perusahaan logistik terdaftar untuk diberikan penawaran harga. Dan pengguna dapat membandingkan berbagai penawaran harga dari berbagai perusahaan logistik.

Kedua ada fitur Logistics Marketplace, memudahkan para pengguna untuk melakukan penyaringan perusahaan logistik secara langsung berdasarkan lokasi perusahaan, jenis kargo yang bisa ditangani, jenis jasa yang ditawarkan, serta tujuan pengiriman. Saat ini terdapat tiga jenis marketplace pada platform Tera yakni freight forwarderwarehouse provider, dan trucking company. Kedepannya akan dibuat dua jenis marketplace tambahan yaitu depo container dan shipping line.

“Untuk monetisasi kami menerapkan subscription fee yang dibayarkan setiap bulan. Terdapat tiga jenis paket yang ditawarkan yaitu free, premium, dan enterprise. Adapun perbedaan dari masing-masing paket adalah adanya validasi legalitas bisnis dan jumlah minimum visitor yang mengakses company profile perusahaan logistik terdaftar setiap per bulan,” kata Handoyo.

Saat ini sebagian besar platform lain mengambil keuntungan dari komisi, sedangkan Tera mengambil keuntungan dari subscription dan hal inilah yang menjadi pembeda dengan perusahaan startup logistik lain. Selain itu perusahaan juga memiliki fitur Data Sharing, memungkinkan para mitra untuk menampilkan brand masing-masing perusahaan serta informasi perusahaan tersebut.

ADV

 

 



Sponsors

logo-chinatrucks300 327pix