Stimulus Tarif Listrik Berlanjut Dampak PPKM Darurat, Ini Mekanismenya

05 / 07 / 2021 - in Berita

Pemerintah melanjutkan stimulus program ketenagalistrikan pada triwulan III-2021. Hal ini mempertimbangkan kondisi terkait implementasi PPKM darurat di Jawa-Bali. Stimulus ini berupa diskon tarif tenaga listrik dan pembebasan biaya beban atau abonemen, serta pembebasan penerapan ketentuan rekening minimum yang diperpanjang pada triwulan III tahun 2021.

Stimulus program ketenagalistrikan triwulan III dimulai bulan Juli hingga September 2021. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menginstruksikan kepada PT PLN (Persero) untuk melaksanakan perpanjangan stimulus ini dengan mekanisme sebagai berikut;

a. golongan R1 daya 450 VA (R1/TR 450 VA), bisnis kecil daya 450 VA (B-1/TR 450 VA) dan industri kecil daya 450 VA (I-1/TR 450 VA) :
– Reguler (Pascabayar): rekening listrik diberikan diskon sebesar 50% ataugratis (biaya pemakaian dan biaya beban);
– Prabayar: diberikan diskon tarif listrik untuk pembelian token sebesar 50%.

b. golongan R1 daya 900 VA bersubsidi (R1/TR 900 VA):
– Reguler (Pascabayar): rekening listrik diberikan diskon sebesar 25% (biaya pemakaian dan biaya beban);
– Prabayar: diberikan diskon tarif listrik untuk pembelian token sebesar 25%.

Pembebasan penerapan ketentuan rekening minimum sebesar 50% dengan pemakaian energi listrik di bawah ketentuan rekening minimum (40 jam nyala) diberlakukan bagi pelanggan golongan sosial daya 1.300 VA ke atas (S-2/TR 1.300 VA s.d. S-3/TM > 200 kVA); pelanggan golongan bisnis daya 1.300 VA ke atas (B-1/TR 1.300 VA s.d. B-3/TM > 200 kVA); dan pelanggan golongan industri daya 1.300 VA ke atas (I-1/TR 1.300 VA s.d. I-4/TT 30.000 kVA ke atas). Pelanggan membayar sesuai penggunaan energi listriknya.

Pembebasan penerapan ketentuan rekening minimum sebesar 50% bagi pelanggan Golongan Layanan Khusus disesuaikan dengan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL). Sedangkan pembebasan biaya beban atau abonemen sebesar 50% diberlakukan bagi pelanggan golongan sosial daya 220 VA, 450 VA dan 900 VA (S-1/TR 220 VA s.d. S-2/TR 900 VA); pelanggan golongan bisnis daya 900 VA (B-1/TR 900 VA); dan pelanggan golongan industri daya 900 VA (I-1/TR 900 VA).

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian ESDM, Rida Mulyana mengatakan, apabila terdapat pelanggan yang telah melakukan transaksi pembayaran rekening listrik/pembelian token listrik pada awal Juli, maka PLN akan memberikan restitusi bagi pelanggan reguler (pascabayar) berupa nilai diskon yang akan menjadi saldo pada bulan berikutnya. Sedangkan bagi pelanggan prabayar, nilai diskon akan diberikan dalam bentuk token restitusi.

“PLN agar tetap berupaya menjaga efisiensi pengusahaan tenaga listrik dan memberikan pelayanan kepada pelanggan sesuai dengan tingkat mutu pelayanan tenaga listrik, serta menyampaikan laporan kepada Menteri ESDM,” kata Rida dalam keterangan resminya, Senin (5/7).

 

Editor: Antonius
Foto: Dok. TruckMagz



Sponsors

logo-chinatrucks300 327pix