Single Lane Free Flow Bakal Diterapkan di Tol Tangerang-Merak

21 / 03 / 2019 - in News
Single Lane Free Flow

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), terus berupaya memodernisasi layanan jalan tol dengan penerapan smart technology. Salah satunya dengan sistem Multi Lane Free Flow (MLFF), yakni proses pembayaran tol tanpa menghentikan kendaraan di gerbang tol.

Sebagai upaya meningkatkan layanan jalan tol sekaligus mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT), dilakukan simulasi Single Lane Free Flow (SLFF) di ruas Tol Tangerang-Merak. Simulasi dilakukan di Kantor Operasional Ciujung, Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu.

SLFF adalah sistem pembayaran tanpa henti dalam setiap lajur transaksi, sistem SLFF merupakan tahapan menuju Multi Lane Free Flow (MLFF) yang nantinya akan diterapkan di semua jalan tol.

Menurut Anggota BPJT Unsur Pemerintahan Kementerian PUPR, Agita Widjajanto, upaya yang dilakukan pemerintah ini untuk memperlancar mobilitas barang dan jasa dalam sistem transportasi nasional yang efektif dan efisien.

“Ultimate sistem pembayaran jalan tol di Indonesia adalah Multi Lane Free Flow (MLFF), tapi sebelum itu diberlakukan kita akan uji coba dahulu sistem SLFF. Semoga dengan dilakukan simulasi SLFF ini dapat memberikan manfaat bagi pengguna jalan tol,” kata Widjajanto.

Saat ini instalasi SLFF sudah dipersiapkan di entrance Gerbang Tol (GT) Serang Barat dan Cikande serta exit GT Cikupa dan Serang Timur dengan masing-masing satu lajur, yang diharapkan dapat mempercepat waktu tempuh pengguna jalan serta meningkatkan kapasitas transaksi di ruas Tol Tangerang-Merak.

PT Marga Mandalasakti (MMS) selaku operator Tol Tangerang-Merak menerapkan teknologi SLFF menggunakan sistem Dedicated Short Range Communication (DSRC), yang memungkinkan penyimpanan data atau identitas kendaraan dalam sebuah alat yang diletakkan di kendaraan atau on board unit.

Sistem kerja DSRC berbasis pada pertukaran informasi antara alat dan pembaca atau reader menggunakan gelombang 5,8 Ghz dengan jarak dekat dan penggunaan emisi energi yang rendah. Reader yang yang berada di gerbang atau gantries akan mendeteksi dan mengklasifikasikan kendaraan yang melintas, sehingga tarif yang dibayarkan akan lebih akurat sesuai dengan jenis kendaraan dan jarak tempuh.

“Saat ini kami masih dalam tahap persiapan menuju sistem SLFF. Dalam penerapan sistem ini dibutuhkan kesiapan tidak hanya dari pihak pengelola jalan tol saja namun juga kesiapan dari masyarakat untuk beralih dari sistem manual dan otomatis menuju sistem SLFF,” kata Krist Ade Sudiyono, Presiden Direktur MMS.

 

Editor: Antonius
Ilustrasi: Kondisi lalu lintas Tol Tangerang-Merak_Anton



Related Articles

Sponsors

NEW_327X300_

NEW_327X300_

web-banner-327x300 truck

logo-chinatrucks300 327pix