Singapura Buka Kolaborasi Best Practice Melalui SIRI di ITAP 2020

20 / 10 / 2020 - in Berita

Wakil Perdana Menteri Singapura, Heng Swee Keat mengatakan bahwa Singapura berupaya menyediakan basis digital yang lebih tangguh untuk manufaktur tingkat lanjut. Menurutnya, hal ini merupakan bagian dari visi Singapura untuk menjadi simpul Asia-Global untuk teknologi, inovasi, dan perusahaan.

“Sebagai bagian dari visi ini, kami dapat berkontribusi lebih jauh pada transformasi dan pertumbuhan industri di wilayah ini dengan tiga cara,” kata Wakil Perdana Menteri Singapura saat membuka pameran Industrial Transformation Asia-Pacific (ITAP) 2020 secara virtual di Max Atria Gallery, Singapore Expo, Selasa (20/10).

Area atau cara pertama adalah menetapkan standar. Singapura selaku landlord pameran dagang terkemuka dunia untuk teknologi industri ini pada tahun 2017 telah meluncurkan Indeks Kesiapan Industri Cerdas atau Smart Industry Readiness Index (SIRI). SIRI dimaksudkan untuk membantu produsen memulai, mengukur, dan mempertahankan perjalanan transformasi manufaktur masing-masing perusahaan.

“Tahun lalu di ITAP 2019, saya meluncurkan Program Penilai SIRI. Kami telah meluluskan angkatan pertama yang terdiri dari 15 penilai dan berencana untuk mengembangkan program ini. Hari ini, dengan senang hati saya umumkan bahwa EDB (Dewan Pembangunan Ekonomi Singapura) akan bermitra dengan Forum Ekonomi Dunia, McKinsey, Siemens, dan TUV SUD untuk lebih mengembangkan kelompok penilai SIRI,” ujar Heng Swee Keat.

Menurutnya, selama 18 bulan ke depan, model kemitraan ini akan melatih 100 penilai di 20 negara. Para penilai ini bertujuan melakukan assessment SIRI untuk 1.000 perusahaan di seluruh dunia. “Melalui kolaborasi ini kami berharap dapat meningkatkan wawasan dan berbagi best practice, serta menciptakan lebih banyak kesempatan bagi kami untuk saling belajar,” katanya.

Area kedua adalah pengembangan sumber daya manusia, dalam hal ini Bank Pembangunan Asia dan Politeknik Singapura akan meluncurkan Desa Inovasi Teknologi Global. Kolaborasi baru ini akan melatih pemerintah daerah dan para pemimpin bisnis di berbagai bidang, seperti manufaktur maju, 5G, dan AI sebagai upaya kolektif yang melibatkan hampir 20 pelaku industri dan instansi pemerintah.

Area ketiga adalah memperkuat hubungan bisnis lintas batas. Salah satu contoh adalah versi baru kerja sama bertajuk Jerman Singapore Business Forum Connect. “Saya berharap kemitraan baru akan terbentuk antara perusahaan Singapura yang berpartisipasi dan perusahaan Jerman yang hadir di Asia Tenggara,” kata Wakil Perdana Menteri Singapura.

 

Editor: Antonius
Foto: SingEx Exhibitions



Sponsors

 

 

logo-chinatrucks300 327pix