Serapan Pasar Colt Diesel di Jateng Mencapai 50 Persen

28 / 11 / 2017 - in Berita

Mitsubishi Fuso terus bergerilya melancarkan strategi penjualannya menjelang penghujung tahun 2017, melalui serangkaian roadshow dalam program Kontribusi untuk Negeri-Perjalanan Sejuta Harapan. Setelah Bali, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku distributor dari Mitsubishi FUSO Truck & Bus Corporation (MFTBC) menggelar konser kedua di Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (25/Nov) lalu.

Direktur Pemasaran KTB Duljatmono mengatakan, Kota Semarang dipilih menjadi kota ke dua dalam rangkaian roadshow ini lantaran di Kota Lumpia mengalami pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat, bahkan Semarang merupakan penyangga utama laju pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Tengah.

Mengacu data penjualan Gaikindo, pangsa pasar Mitsubishi Fuso secara nasional mencapai 45% dan di kelas light-duty truck total market shares Colt Diesel sebesar 59%. Sementara untuk area Jawa Tengah (Jateng), market shares Mitsubishi Fuso secara total sebesar 42,4% dengan pangsa pasar Colt Diesel di Jateng mencapai 50,8%.

Sejalan dengan tema roadshow Kontribusi untuk Negeri-Perjalanan Sejuta Harapan ini, ratusan pengguna setia termasuk para sopir truk Mitsubishi Fuso yang hadir dipersilakan secara langsung untuk menorehkan harapannya, dan berbagi momen keseruan di acara tersebut melalui booth Facebook fanpage Mitsubishi Fuso di lokasi acara.

Colt Diesel

Dalam konsernya kali ini, Brand Ambassador Mitsubishi Fuso, Iwan Fals juga menyanyikan lagu berjudul Di Bawah Tiang Bendera di atas Truk Panggung Mitsubishi Fuso berbasis Colt Diesel FE 74 Long yang tak lain merupakan varian andalan baru dari KTB. Lagu tersebut khusus didedikasikan untuk Mitsubishi Fuso atas kontribusinya dalam membangun perekonomian Indonesia selama ini.

“Mitsubishi Fuso ingin selalu memberikan kontribusi untuk Indonesia dan menjadi jembatan atas harapan-harapan konsumen. Selain itu, kami ingin memberikan apresiasi kepada para sopir truk. Karena tanpa peran mereka pertumbuhan kami serta perekonomian di kota Semarang tidak akan seperti sekarang ini,” kata Duljatmono.

 

Editor: Antonius
Foto: Anton



Related Articles

Sponsors

logo-chinatrucks300 327pix