Saran ILC Atasi Kepadatan Truk di Tanjung Priok

21 / 05 / 2019 - in News
Tanjung Priok

Indonesian Logistics Community (ILC) meminta pemerintah serius menangani kepadatan lalu lintas truk menuju Pelabuhan Tanjung Priok. Pengamatan ILC, ada beberapa titik kemacetan antrian truk seperti akses menuju New Priok Container Terminal One (NPCT1). Di lokasi tersebut, meski jumlah gate mencukupi, sayangnya akses jalan menuju terminal kurang memadai dengan jumlah truk yang berlalu-lalang.

“Usul kami, pemerintah perlu memperbaiki akses jalan ke pelabuhan. Tarif tol pelabuhan yang mahal perlu dievaluasi, buffer area perlu ditambah.  Selanjutnya pada jam istirahat di beberapa gate terminal petugas tak perlu berhenti melayani. Kalaupun harus berhenti, tidak semua gate cukup separuhnya saja,” Angga Purnama, Ketua Harian Indonesian Logistics Community.

Dalam kondisi kemacetan parah, lanjut Angga, terkadang pengemudi truk menghabiskan waktu empat jam dari Cakung menuju pelabuhan. Padahal, semestinya waktu tempuh normal hanya 15 menit. Kondisi tersebut umumnya terjadi pada momen ekspor, yakni pada hari Rabu dan Jumat. “ Khusus di NPTC1 ada saja hambatannya, mulai dari alat bongkarnya rusak atau pekerjanya yang istirahat,” ucapnya.

Sebagai informasi, di Pelabuhan Tanjung Priok terdapat lima fasilitas terminal petikemas ekspor impor yakti Jakarta International Container Teriminal (JICT), TPK Koja, Teriminal Mustika Alam Lestari, Terminal 3 Priok dan NPCT1.

NPTC1 sendiri diresmikan pada bulan September 2016 dengan menghabiskan investasi kisaran Rp 14,5 triliun. Luas pelabuhan sekitar 32 hektare dan panjang dermaga mencapai 850 meter. Pelabuhan ini setiap tahunnya ditargetkan dapat menampung 1,5 juta TEUs.

 

Teks: Abdul
Editor: Antonius
Foto: Giovanni



Related Articles

Sponsors

NEW_327X300_

NEW_327X300_

web-banner-327x300 truck

logo-chinatrucks300 327pix