Realisasi Serapan Biodiesel Nasional Semester I Capai 68 Persen

11 / 09 / 2020 - in Berita

Sejak diimplementasikan Januari 2020, bahan bakar campuran 30 persen biodiesel (fatty acid methyl ester/FAME) dengan minyak solar atau bahan bakar B30 telah mendongkrak pemanfaatan biodiesel dalam negeri. Berdasar data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sampai dengan semester pertama 2020 tercatat penyerapan biodiesel telah mencapai 4,36 juta kiloliter (kl), atau sekitar 68 persen dibandingkan angka penyerapan sepanjang tahun 2019.

“Pandemi ditengarai sedikit memperlambat penyerapan biodiesel akibat penurunan serapan sektor transportasi, namun Pemerintah optimis di akhir tahun penyerapan FAME lebih tinggi dari tahun sebelumnya sebagai dampak implementasi B30,” kata Agung Pribadi, Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM.

Peningkatan konsumsi biodiesel naik signifikan sejak tahun 2016. Pada 2018, konsumsinya sebesar 3,75 juta kL atau meningkat hampir 50 persen dibandingkan pada 2017 dengan penyerapan sebesar 2,57 juta kL. Kebijakan mandatori berlanjut hingga 2019 sehingga konsumsi biodiesel berada pada angka 6,39 juta kl.

Pada kesempatan terpisah, Manajer Riset Traction Energy Asia, Ricky Amukti mengatakan bahwa selain mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM, pemanfaatan biodiesel untuk bahan bakar diharapkan mampu memberikan multiplier effect yang lebih besar kepada para petani sawit.

“Ke depannya dengan mandatori ini kami berharap petani swadaya bisa secara langsung berkontribusi dalam rantai pasok biodiesel. Selain itu, saya juga berharap ada kebijakan-kebijakan yang mampu mendorong kontribusi tersebut,” ujar Ricky.

 

Editor: Antonius
Foto: ESDM

 



Related Articles

Sponsors

 

 

 

logo-chinatrucks300 327pix