Rampcheck hingga Rekayasa Rute Kapal Disiapkan untuk 1,4 juta Pemudik Jalur Laut

11 / 04 / 2022 - in Berita

Untuk antisipasi daerah dengan tingkat penumpang yang tinggi dan mencegah terjadinya kelebihan muatan kapal yang dapat membahayakan keselamatan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta operator sarana dan prasarana transportasi laut melakukan inspeksi.

Dalam rangka mengecek kesiapan transportasi laut dalam menghadapi masa mudik lebaran tahun 2022 di Pelabuhan Tanjung Priok, Minggu (10/4), Menhub Budi mengatakan ” Dalam rakor, telah diidentifikasi daerah yang mengalami peningkatan penumpang. PT Pelni tadi menyampaikan ada satu daerah yang sudah 100% keterisiannya, untuk itu saya minta dilakukan re-routing kapal-kapal di daerah yang padat, sehingga diharapkan tidak terjadi kelebihan muatan,” jelasnya .

Sejumlah daerah yang rawan terjadi kelebihan muatan diantaranya yaitu: Madura, Jatim; Sulsel; Selayar; Samarinda; Banjarmasin; Pangkalan Bun; dan Batam.

Dalam media briefing angkutan lebaran 2022, Plt. Dirjen Perhubungan Laut Capt. Mugen Sartoto, Pemerintah menyiapkan 37 unit kapal dengan kapasitas lebih banyak 175 persen dari perkiraan jumlah masyarakat yang akan mudik Lebaran 2022 melalui kapal laut. “Pelni akan menyiapkan sebanyak 26 kapal penumpang dan 11 kapal perintis serta 1.149 kapasitas. Hal itu mengacu kepada survei Balitbang akan ada 1,4 juta pemudik menggunakan kapal,” jelasnya.

“Dengan perkiraan survei dari Balitbang kami sudah mengantisipasi menyiapkan kapasitas hingga menampung 2,46 juta dari yang diperhitungkan survei tersebut. Sehingga harapannya, nggak ada kekurangan dan lonjakan,” ujar Capt. Mugen pada Jumat (8/4).

Capt. Mugen menambahkan kapasitas atau ketersediaan tersebut juga disesuaikan dengan level daerah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Misalnya, untuk daerah dengan level 1 dan 2 PPKM berlaku kapasitas sebesar 100 persen. Sementara untuk daerah level 3 dan 4 PPKM hanya sebesar 75 persen dari kapasitas penumpang per kapal. Mugen memastikan sudah dilakukannya rampcheck atau kelaikan kapal untuk melayani penumpang selama periode lebaran 2022.

Khusus untuk angkutan laut, posko mulai dari 17 April–18 Mei 2022 yang melibatkan personil pelabuhan, KSOP, Otoritas Pelabuhan (OP) dan dibantu satgas TNI/Polri serta BMKG.

“Khusus perjalanan angkutan laut akan ada monitoring di sebanyak 51 pelabuhan pantau dengan 7 pelabuhan yang sudah dibuka bagi penumpang internasional. Hal diharapkan mampu mengakomodir penumpang dari Malaysia dan Singapura. Untuk pemudik dari Malaysia dan Singapura akan disiapkan pelabuhan Batam, Tanjung Pinang, Nunukan, Benoa, Tanjung Balai Karimun, Dumai dan Bintan,” pungkasnya.

Editor : Sigit

Foto : Pelni

 



Sponsors

logo-chinatrucks300 327pix