Pilah Pilih Cairan Pendingin Radiator

11 / 05 / 2021 - in Berita, Tips & Trik

Cairan pendingin radiator atau radiator coolant tak hanya digunakan untuk mobil penumpang, truk juga disarankan menggunakan cairan ini untuk menjaga kinerja mesin tetap prima. Product Application Specialist Shell Lubricants Indonesia, M. Rachman Hidayat mengatakan bahwa penggunaan radiator coolant secara tepat akan sangat berpengaruh pada performa mesin, sehingga berpengaruh pula terhadap biaya operasional perusahaan secara keseluruhan.

Menurut Rachman, radiator coolant punya beberapa keunggulan dibandingkan air mineral biasa. Pertama, mempunyai sifat antikorosi, antikarat dan antikavitasi sehingga lebih baik dalam melindungi komponen mesin dibandingkan air mineral biasa.

Kedua, formulasi coolant ready to use menggunakan de-mineralized water yang menjamin kandungan mineral terlarut dalam radiator coolant sangat rendah. Sedangkan air mineral biasa memiliki kandungan mineral yang masih tinggi. Kandungan mineral ini berpotensi membuat kerak di sistem pendinginan mesin yang dapat menghambat transfer panas dan pada akhirnya membuat mesin overheat.

Ketiga, mempunyai titik didih yang lebih tinggi dibandingkan dengan air mineral biasa. Nilai titik didih cairan coolant tergantung jumlah ethylene glycol yang terkandung dalam cairan coolant tersebut. Makin tinggi kandungan ethlye glycol maka semakin tinggi titik didihnya.

Secara jenis, radiator coolant yang ada di pasaran terbagi dua, yakni konsentrat dan ready to use. Konsentrat artinya harus dicampur dengan air mineral biasa, dan kualitasnya sangat tergantung dari air yang digunakan. Sedangkan jenis ready to use atau siap pakai, bisa langsung digunakan dengan memasukkan cairan coolant ke dalam tangki radiator. Jenis ini lebih populer di kalangan konsumen karena lebih mudah digunakan dan kualitasnya terjamin.

Dilihat dari sisi teknologi, radiator coolant di pasaran dapat dibagi menjadi inorganic additive technology (IAT) dan organic additive technology (OAT). Perbedaannya, teknologi OAT mempunyai umur penggantian coolant yang lebih panjang dibandingkan dengan jenis IAT.

 

Editor: Antonius
Foto: Istimewa



Sponsors

logo-chinatrucks300 327pix