Pertumbuhan Angkutan Intermoda Meningkat Sepanjang 2015 di Kawasan Amerika Utara

07 / 02 / 2016 - in News

Kinerja industri angkutan barang intermoda di negara-negara kawasan Amerika Utara menunjukkan tren peningkatan sepanjang 2015 lalu, meski dibayangi tingkat kemacetan yang begitu komplek serta pertumbuhan ekonomi yang relatif belum stabil pada tahun lalu di Kanada, Amerika Serikat dan Meksiko yang termasuk dalam kawasan regional Amerika Utara.

Menurut data Asosiasi Angkutan Intermoda Amerika Utara (Intermodal Association of North America/IANA) seperti dikutip dari situs Truckinginfo, industri angkutan intermoda menunjukkan pertumbuhan yang solid di tahun lalu, meski tak berbanding lurus dengan volume pengiriman lantaran hampir tidak ada kenaikan pada kuartal terakhir di 2015.

Keuntungan yang didapat dari pengiriman kontainer sejatinya mengimbangi turunnya volume penggunaan trailer di pasar domestik. Sementara margin pertumbuhan pengiriman internasional meningkat 2,8 persen, dari jumlah keseluruhan pengiriman ke luar negeri menggunakan sistem intermoda di wilayah Amerika Utara pada 2014.

“Untuk tahun ini (2016), semua hal terkait angkutan intermoda dipertimbangkan dan dipersiapkan dengan lebih baik,” kata Joni Casey, Presiden dan CEO IANA. Bahkan, menurut Casey, ketika harga minyak dunia anjlok, volume angkutan petikemas domestik justru meningkat terutama di kuartal 4 tahun 2015.

Data IANA menunjukkan, segmen kontainer domestik di kawasan Amerika Utara tumbuh 5,2 persen pada kuartal keempat 2015. Sementara untuk pengiriman internasional, yang sangat dipengaruhi tingkat kemacetan dari dan ke pelabuhan, turun 0,6 persen di di awal tahun 2015 lantaran stok barang tinggi dan pertumbuhan impor lebih lambat.

Untuk volume trailer juga turun 15 persen pada kuartal keempat 2015, sementara sektor pengangkutan intermodal secara keseluruhan terlihat untung sebesar 0,3 persen tiap kuartal.

Tujuh koridor perdagangan dengan tingkat kepadatan tertinggi yang memberi kontribusi sebesar 66 persen dari total volume angkutan intermoda, turun 0,2 persen pada kuartal keempat di 2015 dibandingkan keuntungan dari industri kecil dengan tingkat pertumbuhan di setiap koridor yang bervariasi.

Koridor tenggara memimpin pencapaian dengan keuntungan sebesar 9,7 persen, yang mencerminkan kekuatan sektor angkutan intermoda baik internasional maupun domestik di jalur tersebut. Sementara volume pengiriman pada koridor tengah bagian selatan dan koridor barat daya menurun dengan persentase yang sama.

Penyedia layanan angkutan intermoda terbukti mengalami peningkatan sebesar 11,4 persen, terutama di sektor jalan raya (truk trailer) selama kuartal keempat 2015 dengan biaya yang tetap stabil. Secara volume memperoleh peningkatan keuntungan sebesar 4,8 persen.

Alhasil, setiap tahun beban jalan raya meningkat 9,5 persen dengan komposisi sebesar 2,3 persen untuk sektor intermoda, dengan keseluruhan pertumbuhan mencapai 5,3 persen.

Teks : Antonius S

Sumber Foto  You Tube



Sponsors

 

 

 

logo-chinatrucks300 327pix