Perbaikan Jembatan Way Mesuji Ditargetkan Rampung Akhir Juni 2019

20 / 06 / 2019 - in News
Jembatan Way Mesuji

Pasca-ambrolnya Jembatan Way Mesuji jalur A akibat dilewati truk over dimention-overload (ODOL), Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XIX Bandar Lampung, Ditjen Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengevakuasi dua truk ODOL yang terperosok di atas jembatan tersebut.

Kepala BPJN XIX Bandar Lampung, Muhammad Insal U. Maha mengatakan, Jembatan Way Mesuji tidak ambruk melainkan mengalami kerusakan di satu segmen lantai jembatan sepanjang lima meter akibat dilintasi truk ODOL tersebut.

Kronologi kejadian kerusakan pelat lantai jembatan tipe Double-T ini, menurut Insal, diawali dengan melintasnya truk ODOL muatan semen dengan beban total 55 ton, dari arah Bandar Lampung menuju Palembang pada Sabtu (15 Juni 2019) pukul 22.00 WIB. Akibatnya, satu jalur pelat lantai jembatan patah. Meski berakibat kemacetan namun pada saat itu jembatan masih dapat dilalui oleh kendaraan pada jalur sisi lainnya dengan sistem buka tutup. Proses evakuasi truk dan perbaikan kerusakan juga tengah diupayakan.

Jembatan Way Mesuji

Kemudian pada hari Senin (17 Juni 2019) pukul 00.16 WIB, kembali melintas kendaraan truk ODOL dari arah Palembang menuju Bandar Lampung, yang mengakibatkan patahnya pelat lantai di posisi persis sebelah plat lantai yang sudah patah sebelumnya. Sehingga sejak saat itu, arus lalu lintas dari arah Bandar Lampung menuju Palembang maupun sebaliknya yang melalui jalur Lintas Timur Sumatera putus total.

Akibat terputusnya jalur Lintas Timur tersebut maka arus lalu lintas dialihkan menuju jalur Lintas Tengah dan Jalan Tol. Jalan tol akan difungsikan untuk kendaraan ringan saja mulai dari pukul 06.00 – 16.00 WIB dengan kecepatan maximum 40 km/jam dengan 1 jalur 2 lajur (jalur A) dan ada pindah jalur pada 2 lokasi serta dapat dilintasi untuk kendaraan pribadi/non penumpang.

Sedangkan untuk kendaraan berat dialihkan ke Jalan Lintas Tengah (Terbanggi Besar – Kotabumi – Martapura – Baturaja – Simpang Sugih Waras – Muara. Enim – Prabumulih – Indralaya – Palembang dan sebaliknya).

Upaya penanganan darurat yang dilakukan oleh BPJN XIX Bandar Lampung di Jembatan Way Mesuji jalur A, dengan memasang jembatan darurat FOB (fly over on bridge) sepanjang tujuh meter yang dapat dilalui untuk satu arah lalu lintas khusus kendaraan ringan.

Selain itu, BPJN XIX Bandar Lampung juga memfungsikan sementara Jembatan Way Mesuji jalur B dengan menggunakan batang pohon sebagai oprit, sehingga bisa dilewati kendaraan kecil untuk arah sebaliknya. Jembatan Way Mesuji jalur B merupakan jembatan yang masih dalam tahap penyelesaian.

Penanganan permanen yang akan dilakukan BPJN XIX Bandar Lampung agar Jembatan Way Mesuji jalur A dapat beroperasi seperti semula, dengan mengganti pelat lantai Double-T yang patah dengan plat lantai Double-T yang baru. Pelaksanaan penggantian pelat lantai tersebut akan diselesaikan paling lambat pada akhir Juni 2019.

 

Editor: Antonius
Foto: Biro Komunikasi Publik KemenPUPR



Related Articles

Sponsors

NEW_327X300_

NEW_327X300_

web-banner-327x300 truck

logo-chinatrucks300 327pix