Penjualan Truk Juni Mulai Naik Dampak Pengiriman Unit yang Mulai Berjalan

29 / 07 / 2020 - in Berita

Kinerja penjualan kendaraan komersial perlahan mulai merangkak naik pada akhir semester pertama tahun ini. Kondisi ini merupakan imbas dari kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi yang diberlakukan sejak awal Juni lalu.

Berdasar data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), retail sales (dari diler ke konsumen) truk selama bulan Juni tercatat 2.706 unit, atau meningkat sekitar 65 persen daripada Mei yang sebesar 1.639 unit. Catatan penjualan ini kebanyakan dari pesanan yang tertunda pengirimannya akibat pemberlakuan PSBB.

Sementara penjualan secara retail sales dari data Gaikindo, Januari-Juni 2020 totalnya sebanyak 23.330 unit. Angka ini masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar 41.309 unit. Secara kumulatif, retail sales semester pertama 2020 untuk kategori light-duty sebesar 17.876 unit, turun 36 persen daripada periode yang sama tahun lalu.

Sedangkan retail sales di kelas medium-duty pada semester satu 2020 tercatat 1.771 unit, turun 47 persen daripada periode yang sama 2019. Dan retail sales untuk kategori heavy-duty tercatat 3.683 unit atau turun 63 persen dibandingkan Januari-Juni 2019.

Masih jebloknya penjualan truk saat ini akibat kondisi pasar komoditas global yang masih lesu sejak tahun lalu, ditambah dampak pandemik Covid-19 yang berimbas ke sektor pertambangan dan perkebunan di Indonesia. Meski begitu, Gaikindo melihat sektor logistik dan infrastruktur masih mengalami nasib cukup baik. “Ini karena pengiriman barang selama masa pandemik khususnya barang-barang konsumsi dan pendukung konstruksi ritmenya masih terjaga,” kata Jongkie D. Sugiarto, Ketua I Gaikindo.

 

Editor: Antonius
Foto: Anton



Sponsors

 

 

 

logo-chinatrucks300 327pix