Penguatan Konektivitas Infrastruktur Penunjang Logistik Nasional

15 / 02 / 2016 - in Berita

Aspek penguatan konektivitas yang menjadi prioritas nasional sebagai salah satu tanggung jawab dari Ditjen Bina Marga, sehubungan dengan target Presiden Joko Widodo untuk merealisasikan penurunan biaya pengangkutan logistik di Indonesia, telah direalisasikan dengan pembangunan akses penghubung beberapa infrastruktur lainnya demi menunjang distribusi logistik di Indonesia.

Menurut Achmad Hermanto Dardak, Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah, Kementerian PUPR, pembangunan jalan tol ditujukan sebagai main trunk (trans) untuk pulau Jawa dan Sumatera, serta sebagai jalur ring road untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di Jabodetabek (JORR II). Pembangunan jalan tol untuk mengurangi beban lalu lintas pada jalan nasional dan menjadi upaya percepatan pertumbuhan ekonomi dengan mengurangi biaya transportasi logistik dan mendorong rencana pengembangan wilayah.

Dalam program pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur tahun anggaran 2015-2019, pemerintah memberikan dukungan konektivitas berupa akses jalan terhadap pembangunan 24 pelabuhan baru, 60 pelabuhan penyeberangan, 15 kawasan industri prioritas, 15 bandara baru, jalan bagi industry pariwisata pada 25 KSN prioritas, serta jalan lingkar perkotaan.

Beberapa jalan dan jembatan baru sebagai penunjang pengembangan wilayah antara lain seperti Akses Dry Port di Cikarang, Akses Gede Bage di wilayah Bandung, Jembatan Pulau Balang, Jembatan Merah Putih, Jembatan Teluk Kendari, dan Jembatan Holtekam.

Teks : Antonius S

Sumber foto Setkab RI



Sponsors

logo-chinatrucks300 327pix