Pengecekan Singkat Sistem Rem pada Truk

08 / 07 / 2015 - in Ask The Expert
Pengecekan Singkat Sistem Rem pada Truk

Sopir senantiasa memahami kondisi truk yang dikendarai. Ini juga sangat bergantung pada kemauan sopir agar tidak terjadi kebocoran sistem rem dan kehilangan tekanan di dalam tangki udara ketika rem tidak digunakan. Kondisi yang dibiarkan lama tanpa pemeliharaan mengindikasikan hilangnya kemampuan respons rem saat digunakan. Sementara itu, ada dua sistem rem yang umum dipakai truk di Indonesia, full air brake system dan hydraulic brake system. Keistimewaan full air brake adalah pada sisi keamanan. Tekanan udara memiliki fungsi utama dari rangkaian sistem. “Untuk keamanan, sopir harus menguji tingkat tekanan udara dalam sistem rem kendaraan,” kata Fihring Workshop Head PT Catur Kokoh Mobil Nasional Hino Authorized Dealer. Full air brake memiliki tingkat keamanan yang lebih canggih dibanding sistem hidrolik. Pada full air brake system jika tekanan udara dibawah angka standar, roda akan mengunci secara otomatis. Kendaraan tidak bisa bergerak tanpa tabung terisi tekanan udara.

Untuk menguji tekanan udara yang hilang dari sistem rem, lepaskan rem, lihat pada indikator yang ada pada dashboard dan lalu matikan mesin. Tahan pedal rem dalam posisi tertentu, lalu amati pergerakan indikator tekanan udara. Ulangi beberapa kali untuk memastikan bahwa tidak ada udara yang hilang.

Jika tekanan terasa turun ketika rem diinjak pertama kali, tetapi tidak terus menurun pada tingkat yang lebih besar dari yang ditentukan, ini pertanda normal. Jumlah penurunan tekanan yang terjadi ketika rem pertama kali diinjak tidak dianggap saat melakukan tes.

Langkah-langkah pengecekan sebagai berikut.

1. Nyalakan mesin lalu lihat pada indikator tekanan.

1

2. Pastikan bahwa sistem rem udara berada dalam tekanan operasional maksimal 8 kg/cm2. Tunggu sampai air dryer mengeluarkan bunyi desis singkat, baru matikan mesin.

2

3. Tekan dan tahan pedal rem pada posisi tertentu.

3

4. Perhatikan tekanan yang ditunjukkan pada indikator.

1

5. Turun di bawah truk lalu periksa kedua tangki penyimpanan udara primer dan sekunder dengan cara menarik tuas kecil dibawah tabung.

4

6. Pastikan udara yang keluar juga tidak mengandung air. Jika ada kandungan air dalam tabung, indikasi bahwa air dryer tidak bekerja maksimal. “Part air dryer ada yang harus diganti setiap 60.000 km, untuk menjaga performa pengereman” katanya.

5

7. Setelah semua tekanan udara bekerja normal periksa ketebalan kampas rem depan roda dengan melihat pada bagian bawah kabin. Jarak kampas dan tromol masih dalam kondisi wajar lebih kurang 0.5 mm.

6

8. Pastikan juga bagian tromol tetap kering jangan ada minyak dan air yang masuk ke drum brake.

7

text : Sigit A.

foto : Giovanni

 



Sponsors

NEW_327X300_

NEW_327X300_

web-banner-327x300 truck

logo-chinatrucks300 327pix