Pemerintah Buka Akses Jalan di Wilayah Perbatasan Kalimantan

07 / 02 / 2016 - in News

Percepatan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia yang tengah dikebut pemerintah Presiden Joko Widodo sejak akhir 2015 lalu, tidak sebatas pada pembangunan infrastruktur jalan tol dan jalan nasional semata, namun juga terfokus pada percepatan pembangunan di kawasan perbatasan Indonesia seperti di pembangunan akses jalan di wilayah perbatasan di Pulau Kalimantan.

Sesuai keterangan resmi dari Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR, di tahun 2016 ini Kementerian PUPR sedang melanjutkan penanganan jalan paralel dari Temajuk, Sambas, Kalimantan Barat hingga Sei Ular, Nunukan, Kalimantan Utara.

Untuk wilayah Kalimantan Utara, Kementerian PUPR akan menembuskan jalan paralel perbatasan dari Long Boh (Batas Kalimantan Timur), Metulang, Long Nawang, Long Pujungan, Long Kemuat, Langap, Malinau yang kondisinya sebagian masih hutan dan terisolasi.

Sementara di wilayah Kalimantan Barat sedang diselesaikan sisa yang belum bisa ditembus dari Temajuk hingga Nanga Era, Kalimantan Timur termasuk penanganan akses perbatasan dengan melakukan pelebaran jalan menuju pos lintas batas di Aruk, Entikong dan Nanga Badau.

“Kami juga akan merekonstruksi ruas jalan Sei Kelik-Siduk-Ketapang untuk mendukung Wilayah Pengembangan Strategis (WPS) Ketapang dan Sail Karimata maupun penanganan sejumlah ruas jalan dan jembatan di kabupaten-kabupaten perbatasan seperti di Sambas, Sanggau, Kapuas Hulu, maupun Bengkayang,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dalam keterangan resmi yang diterima TruckMagz, Sabtu (6/Feb).

Percepatan konektivitas di sepanjang perbatasan negara ini sesuai skenario kewilayahan Kementerian PUPR dimana wilayah Temajuk-Sei Ular dan Sebatik merupakan WPS di Pulau Kalimantan. WPS ini didukung oleh pengembangan Bandara Paloh oleh Kementerian Perhubungan maupun Kawasan Terpadu Mandiri (KTM) Subah dan KTM Gerbang Mas Perkasa di Kalimantan Barat maupun KTM Simanggaris dan KTM Sebatik di Kalimantan Utara yang menjadi unggulan program Kementerian Desa.

Rekonstruksi jalan juga dilakukan dari Apas, Simanggaris menuju batas negara. Jalan akses menuju perbatasan menembuskan dari Mensalong ke Tau Lumbis yang masih terisolir, kemudian dari Malinau ke Long Bawan termasuk penanganan ruas jalan di Pulau Sebatik, pulau terluar yang berbatasan langsung dengan wilayah Malaysia.

Kementerian PUPR bersama dengan Zeni TNI AD akan menggarap pembangunan jalan Batas Kalimantan Barat menuju Tiong Ohang dan ruas jalan Long Pahangai-Long Boh, sebagai kelanjutan MOU antara Kementerian PUPR dan TNI AD dalam pembangunan kawasan strategis perbatasan, khususnya jalan paralel perbatasan di Kalimantan, pada 27 April 2015 yang lalu. Selain itu, akan dibuka akses dari Tiong Ohang ke Long Pahangai yang dianggarkan dengan skema tahun jamak.

Teks : Antonius S

Sumber foto Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR



Sponsors

 

 

 

logo-chinatrucks300 327pix