Pelindo I, II, IV, dan Ditjen Pajak Teken MoU Integrasi Data Perpajakan

10 / 11 / 2020 - in Berita

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Pelindo II/IPC bersama Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) terkait integrasi data perpajakan.

Kerja sama ini memungkinkan IPC dan Ditjen Pajak untuk mengembangkan integrasi data perpajakan berbasis teknologi informasi. MoU ditandatangani langsung oleh Arif Suhartono dan Direktur Jenderal Pajak, Suryo Utomo.

“Integrasi perpajakan berbasis IT ini akan memberikan keuntungan dan kemudahan bagi IPC dan Ditjen Pajak. Salah satu keuntungannya adalah menciptakan efisiensi, yang akan memudahkan proses administratif dalam memenuhi kewajiban perpajakan bagi IPC,” kata Arif Suhartono, Direktur Utama IPC di Jakarta, Selasa (10/11).

Arif menjelaskan bahwa integrasi data perpajakan melalui sarana teknologi informasi ini sejalan dengan digitalisasi operasional IPC, yang juga mencakup bagian keuangan yang sudah dijalankan sejak beberapa tahun terakhir.

“Selain menjadi efisien, integrasi data perpajakan berbasis digital akan menciptakan transparansi dan akurasi data perpajakan. Bagi IPC, hal ini sangat penting untuk menjaga tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dan akan terus kami lakukan di semua lini operasional,” ujar Arif.

Berdasarkan laporan keuangan tahun 2019, setoran pajak IPC kepada negara mencapai Rp 1,17 triliun. Angka ini naik sebesar Rp 8 miliar dibandingkan tahun 2018. Sementara itu, deviden yang disetor ke negara mencapai Rp 832,7 miliar, atau naik Rp 178,8 miliar dibandingkan tahun 2018.

Selain IPC, MoU ini juga ditandatangani oleh PT Pelabuhan Indonesia I (Persero)/Pelindo I dan PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero)/Pelindo IV.

 

Editor: Antonius
Foto: Pelindo



Sponsors

 

logo-chinatrucks300 327pix