Pasar Logistik Agrobisnis Sangat Besar

08 / 05 / 2019 - in News
Logistik Agrobisnis

Data Badan Pusat Statistik tahun 2017 menyebutkan sekitar 39 juta penduduk Indonesia bekerja di sektor pertanian, jumlah tersebut lebih besar dari sektor-sektor industri lainnya. Besarnya potensi di bidang pertanian mendorong kemunculan perusahaan teknologi rintisan (startup) di sektor ini. Saking besarnya, beberapa startup mulai menggarap sektor rantai pasok dan logistiknya.

Startup logistik agrobisnis kalau saya lihat potensi pasarnya luar biasa. Karena melihat Indonesia sendiri dari sejak dulu terkenal sebagai negara komoditas, hasil buminya yang melimpah. Jadi secara logika sektor supply chain di agrobisnis itu potensinya luar biasa besar. Dan itu sampai sekarang masih belum banyak dilirik oleh pelaku supply chain,” ujar Mochammad Nasrulyani, Chief Executive Officer Inacom.id.

Inacom.id merupakan salah satu startup yang bergerak di industri agrikultur. Selain sebagai penguhubung dan konsolidator komoditas dari petani kepada  pembeli. Statrup yang tengah menjajaki kerjasama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi ini juga menyediakan solusi logistiknya.

Nasrulyani mengatakan, seiring semakin bermunculannya startup di bidang agrobisnis akan membuka peluang kolaborasi dengan pelaku logistik. “Startup agrobisnis tidak bisa bekerja sendiri, karena pasti butuh mobilisasi, pasti butuh transportasi, pasti butuh kegiatan logistik. Kolaborasi dengan pelaku supply chain dan logistik pasti diperlukan,” ucapnya.

Ia menyakini, melalui kolaborasi yang ada akan menguntungkan semua pihak. Petani cukup fokus meningkatkan produktifitas hasil tanamnya tanpa perlu repot mencari konsumen dan proses logistik. Sementara pelaku logistik diuntungkan dari sisi ulitisasi armada angkutnya meningkat.

 

Teks: Abdul
Editor: Antonius
Foto: Abdul



Sponsors

NEW_327X300_

NEW_327X300_

web-banner-327x300 truck

logo-chinatrucks300 327pix