Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok Tata Ulang Sistem Angkutan Barang

09 / 11 / 2020 - in Berita

Indonesia Port Net (InaPortnet) akan menjadi bagian dari Ekosistem Logistik Nasional atau National Logistic Ecosystem (NLE). InaPortnet yang kini diimplementasikan di Pelabuhan Tanjung Priok telah menerapkan InaPortnet Pelayanan Kapal dan Barang (1.0) sejak 11 November 2017, dan InaPortnet Barang (2.0) sejak 29 Juni 2018.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa di samping InaPortnet juga ada aplikasi-aplikasi lain dari instansi-instansi atau badan usaha-badan usaha yang lain yang saat ini berdiri sendiri-sendiri. Walaupun itu sudah membantu dalam pekerjaan kita namun ini masih ada ruangan untuk dirapikan, dengan penerapan National Logistic Ecosystem sesuai Inpres 5 Tahun 2020 tentang Penataan Ekosistem Logistik Nasional,” kata Capt Mugen Suprihatin Sartoto, Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok.

Capt Mugen menjelaskan, dalam rangka mendukung Program Penataan Ekosistem Logistik Nasional sesuai Inpres 5/2020, pihaknya sedang melakukan penataan ulang di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

“Kami akan mencoba membuat database TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat), dan membuat Single TID (Truck Identification). Kami juga mendorong untuk diberlakukannya DO Online, tapi sesuai informasi dari teman-teman Ditlala bahwa hal ini sudah masuk di INSW (Indonesia National Single Window),” katanya dalam webinar bertajuk Optimalisasi Penerapan Aplikasi InaPortnet untuk Meningkatkan Daya Saing Sistem Logistik Indonesia, Rabu (4/11).

Terkait Single TID, Capt Mugen mengatakan bahwa melalui Single TID diharapkan dapat mengonsolidasikan pergerakan truk supaya pergerakannya lebih efisien di wilayah pelabuhan. “Dalam hal ini kami sudah bekerja sama dengan Ditjen Perhubungan Darat dan BPTJ,” tambahnya.

 

Editor: Antonius
Foto: Dok. TruckMagz

 



Sponsors

 

logo-chinatrucks300 327pix