Operator Logistik Indonesia, Komunitas dengan Visi-Misi Memajukan Logistik Indonesia

15 / 06 / 2020 - in Komunitas

Berangkat dari kepedulian terhadap kemajuan industri logistik Indonesia yang dipersatukan dari komunikasi daring via media sosial, terbentuklah sebuah komunitas yang menamakan diri Operator Logistik Indonesia (OLI).

OLI diprakarsai oleh pelaku di industri logistik, seperti para operator alat angkutan logistik, pemilik kapal, dan pemilik truk. Rapat pembentukan pengurus OLI dilakukan di Green Lake City, Jakarta Barat.

Pada 21 Februari lalu telah dilakukan perkenalan pengurus tetap OLI dan penyampaian visi misi serta legalitas yang sudah terbentuk, yang disponsori Tata Motors dan PT Bintang Baru Raya di Talaga Sampireun Ancol, Jakarta Utara.

Founder OLI, Patrick Wilar mengatakan bahwa hingga saat ini OLI telah beranggotakan 2.000 member di grup WhatsApp, 2.000 member di Facebook, dan 1.000 member di Telegram. Menurut Patrick, para anggota OLI yang tergabung melalui beberapa jejaring sosial ini terdiri dari 50 persen operator, 30 persen pemilik kapal, dan 20 persen pemilik truk.

Kopdar atau pertemuan secara langsung telah diadakan dua kali, pertama di Anjungan Jawa Timur TMII dan kedua di diler Mitsubishi Kebon Jeruk. Pada 12 Juni lalu, pengurus OLI melakukan halalbihalal sekalius untuk mempersiapkan rencana ke depan memasuki masa kenormalan baru.

“Operator Logistik Indonesia memasuki new normal oleh pemerintah, maka semua pengurus OLI atau operator Logistik Indonesia mengadakan halalbihalal. Acara ini sekaligus untuk menyusun strategi untuk memajukan logistik di Indonesia,” kata Patrick.

 

Editor: Antonius
Foto: OLI



Sponsors

 

 

logo-chinatrucks300 327pix