Operasi Mengantuk Hutama Karya, Bantu Kondisi Pengemudi Tetap Waspada

22 / 10 / 2020 - in Berita

Direktur Operasi I Hutama Karya, Suroto melakukan beberapa program untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berkendaran di jalan tol. Selain razia Truk ODOL, menjelang akhir tahun 2020, Hutama Karya membuat gebrakan terbaru yakni dengan menggelar “Operasi Mengantuk” pertama di Indonesia. “Operasi mengantuk” ini pertama kali dilaksanakan di Ruas Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (Terpeka) pada Sabtu (5/9) lalu dengan menggandeng Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Lampung dan kemudian dilanjutkan di ruas tol lainnya di JTTS. Dalam Operasi Mengantuk, kendaraan yang melintas akan dialihkan ke Rest Area terlebih dahulu dengan bantuan Petugas PJR dan Petugas Lalu Lintas Tol, yang kemudian dilakukan pengecekan kondisi pengemudi dan dilakukan survey singkat untuk mengetahui apakah pengemudi tersebut mengantuk atau tidak.

Pengemudi yang didapati mengantuk akan diminta untuk beristirahat terlebih dahulu, dan perusahaan memberikan asupan gratis berupa kopi dan snack yang bertujuan agar pengemudi tetap terjaga. Selain itu, dilakukan juga pengecekan kondisi kendaraan pengemudi oleh petugas seperti memastikan kondisi ban dalam keadaan baik dan lampu belakang kendaraan menyala dengan baik. “Ide Operasi Mengantuk ini awalnya didasari hasil evaluasi data kecelakaan yang mayoritas diakibatkan karena faktor pengemudi kelelahan atau mengantuk, terlebih di Jalan Tol Trans Sumatera dari Bakter hingga Terpeka ini memiliki panjang 329 kilometer yang menyebabkan pengemudi sering merasa lelah dan mengantuk pada saat berkendara di jalan tol in. Kami berharap melalui Operasi Mengantuk dapat meningkatkan kesadaran pengemudi untuk mengutamakan keselamatan berkendara di jalan tol sehingga berdampak pada turunnya angka kecelakaan di jalan tol, ” tutup Suroto.

Hutama Karya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik di jalan tol yang dikelolanya dengan mengutamakan kenyamanan dan keselamatan dari pengguna jalan tol. Hutama Karya menghimbau kepada seluruh pengguna jalan agar dapat mematuhi ketentuan dan tata tertib yang berlaku di jalan tol, serta memastikan kecukupan saldo Uang Elektronik (UE) sebelum melintas di jalan tol. Apabila pengguna jalan tol lupa untuk mengisi saldo UE dapat menggunakan aplikasi HK Toll Apps yang dimiliki oleh Hutama Karya dimana didalamnya terdapat fitur Cek Saldo UE dan juga dapat melakukan Top up saldo UE. Agar pengguna jalan tol juga mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, selalu berhati-hati dan tetap menjaga kecepatan berkendara maksimum di rata-rata 60 – 80 km/jam, mengecek kondisi kendaraan sebelum berkendara di jalan tol, berkendara dalam kondisi prima, serta untuk selalu SETUJU bahwa keselamatan adalah nomor satu.

Editor : Sigit

Foto : Hutama Karya



Sponsors

 

 

logo-chinatrucks300 327pix