Subsidi Solar Dipangkas Jadi Rp 500 per Liter Mulai 1 Juli

20 / 06 / 2016 - in News
subsidi solar

Pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI sepakat memangkas subsidi solar dari Rp 1.000 per liter menjadi Rp 500 per liter, berlaku mulai 1 Juli mendatang.  “Subsidi tetap untuk solar yang diajukan pemerintah Rp 350 per liter. Namun keinginan Banggar Rp 500 per liter. Di APBN-P mengalami koreksi dari Rp 350 per liter menjadi Rp 500 per liter,” terang Wakil Ketua Banggar DPR, Said Abdullah dalam rapat kerja dengan Pemerintah.

Pada kesempatan yang sama, Kepala  Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara mengatakan,  usulan subsidi sebesar  Rp 350 per liter dianggap dapat meningkatkan penerimaan negara karena  dengan angka tersebut, subsidi BBM menjadi Rp 12,43 triliun. Namun dengan keputusan subsidi solar sebesar Rp 500 per liter, maka  besaran subsidi BBM tertentu dalam RAPBN-P 2016 menjadi  Rp 13,9 triliun.

Sementara itu terkait penerimaan migas, dengan diturunkannya asumsi harga minyak  menjadi 40 US Dolar per barel, maka penerimaan migas  diperkirakan turun menjadi Rp 110,47 triliun dari sebelumnya Rp 126,08 triliun.  Pajak penghasilan (Pph) minyak bumi juga turun menjadi menjadi Rp 35,3 triliun, sedangkan PNBP migas juga turun menjadi Rp 74,1 triliun.

 

Teks: Sigit A
Editor: Antonius S
Data: esdm.migas

 



Sponsors

NEW_327X300_

NEW_327X300_

web-banner-327x300 truck

logo-chinatrucks300 327pix