Mercedes-Benz Urban eTruck Bakal Meluncur Sebagai Truk Listrik Pertama di Kelas Heavy Duty

06 / 08 / 2016 - in Berita

Mercedes-Benz Urban eTruck

Produsen truk dunia tersukses, Daimler Trucks, baru-baru ini telah menghadirkan truk bertenaga listrik untuk angkutan distribusi barang kategori berat di perkotaan, melalui varian anyar Mercedes-Benz Urban eTruck di Stuttgart. Kendaraan komersil ini merupakan truk bertenaga listrik pertama di kelas heavy duty, yang sepenuhnya disokong sumber tenaga listrik dan mampu memboyong beban hingga 26 ton.

Peluncuran varian truk listrik ini juga menandai bahwa di masa depan sebagian besar truk besar yang digunakan untuk distribusi barang di perkotaan,tidak lagi menjadi sumber polutan lantaran memiliki emisi nol dan hampir tidak menimbulkan kebisingan.

Sebelumnya, peluncuran pasar teknologi ini diproyeksikan untuk truk lansiran Daimler di awal dekade berikutnya. Di segmen distribusi ringan, Daimler Trucks sudah pernah melakukan uji coba pemakaian harian untuk truk bertenaga listrik kepada pelanggannya, melalui varian Fuso Canter E-Cell sejak 2014 lalu.

“Sistem penggerak listrik yang sebelumnya hanya mengacu pada penggunaan yang sangat terbatas, saat ini dikembangkan dengan memperhatikan aspek biaya, kinerja serta pengisian ulang baterai yang sangat cepat. Sehingga sekarang trennya akan terbalik di sektor distribusi. Untuk kategori light truck, kami telah menguji coba Fuso Canter E-Cell dengan pelanggan secara intensif sejak 2014. Mercedes-Benz Urban eTruck ini akan menyasar segmen distribusi barang dengan bobot hingga 26 ton. Tujuan kami adalah membangun sistem mengemudi elektrik yang sistematis melalui sistem otonom,” urai Wolfgang Bernhard yang bertanggung jawab pada divisi Truk dan Bus dari Dewan Manajemen Daimler Truk & Bus.

Ditambahkan Bernhard bahwa teknologi truk bertenaga listrik saat ini sudah jauh lebih matang, khususnya dalam hal sel baterai yang berkembang sangat pesat dewasa ini. Pihaknya mengharapkan biaya penggunaan baterai akan lebih rendah 2,5 kalinya terhitung sejak tahun 1997 hingga 2025 mendatang, yaitu dari 500 Euro/kWh menjadi 200 Euro/kWh. Meski begitu, menurut Bernhard, kinerja baterai akan meningkatkan pada periode yang sama, yaitu dari 80 Wh/kg hingga 200 Wh/kg.

Head of Mercedes-Benz Trucks, Stefan Buchner mengatakan, dengan peluncuran Mercedes-Benz Urban eTruck ini pihaknya menggarisbawahi bahwa mereka secara sistematis akan mengembangkan kendaraan komersial bertenaga listrik sampai masuk ke lini produksi massal, dan mulai mengintegrasikannya kepada para pelanggan. “Karena kami sudah memikirkannya untuk memasukkan teknologi ini (full elektrik) ke dalam line produksi seri truk bertenaga listrik pada awal dekade berikutnya,” ungkap Buchner.

Spesifikasi teknis Mercedes-Benz Urban eTruck diperuntukkan untuk kinerja truk kelas berat, dengan radius putar yang pendek mengandalkan tiga poros/axle. Seluruh sistem pada sektor drivetrain konvensional digantikan oleh poros belakang baru yang dikembangkan untuk bus Mercedes-Benz Citaro hybrid, digerakkan secara elektrik mengandalkan motor listrik yang berdekatan langsung dengan hub roda yang dipasok oleh tiga modul baterai lithium-ion. Konfigurasi tersebut menghasilkan kemampuan jarak tempuh truk hingga 200 km, dan dirasa cukup untuk melakukan satu kali trip pengiriman setiap harinya.

Komisi Uni Eropa juga mendukung peningkatan gross vehicle weight (GVW) atau berat kotor kendaraan yang diperbolehkan untuk truk, dengan penambahan komponen drivetrain alternatif hingga satu ton. Memang kebijakan ini akan meningkatkan GVW pada Mercedes-Benz Urban eTruck menjadi 25-26 ton, yang notabene akan menambah bobot aslinya sekitar 700 kg jika dibandingkan dengan pemakaian mesin pembakaran konvensional.

 

Editor: Antonius S
Sumber: Daimler AG



Sponsors

 

 

 

logo-chinatrucks300 327pix