Munas VI ALFI Dorong Kolaborasi Logistik Nasional

04 / 12 / 2018 - in News
Munas VI ALFI

Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-6 di Jakarta. Munas ALFI kali ini diselenggarakan dengan tema ALFI Siap Membangun Rantai Pasok Berbasis Digital Guna Meningkatkan Daya Saing. Ketua Umum ALFI, Yukki Nugrahawan Hanafi dalam sambutannya mengatakan, Munas ke-6 ALFI fokus membahas isu pembangunan dan penguatan di industri logistik di era digital.

Menurut Yukki, ALFI perlu terus mendorong dan menjadikan logistik Indonesia lebih kompetitif, dinamis dan inovatif. “Anggota kami harus lebih semangat untuk mencapai tujuan yang lebih besar. Kami perlu memanfaatkan momentum di era informasi dan digital,” kata Yukki di Hotel JW Marriot, Jakarta, Selasa (4/Des/2018).

Yukki menambahkan, kondisi pasar di Indonesia yang dinamis membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk berbagai kementerian, seperti Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). “Peran ALFI telah diapresiasi oleh pemerintah dengan paket kebijakan logistik. Di tingkat Asean, ALFI juga dipercaya dan bahkan memperluas sampai ke China. Ini merupakan bukti bila ALFI dapat menjadi pemain kunci,” katanya.

Yukki berharap agar anggota ALFI dapat terus berkolaborasi dengan semua pihak, karena kolaborasi adalah kunci untuk menjadikan logistik Indonesia yang lebih kompetitif dan inovatif. “ALFI mendorong semua pihak agar dapat berkolaborasi dan menghilangkan ego sektoral untuk meningkatkan ekonomi nasional,”  jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Djoko Sasono, Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan mengapresiasi langkah ALFI yang terus berupaya memajukan dan meningkatkan daya saing logistik nasional. “Untuk mendukung logistik nasional diperlukan dukungan semua pihak pada program-program pemerintah, seperti tol laut dan pembangunan infrastruktur jalan serta pelabuhan untuk guna memperlancar arus barang. Karena luas wilayah Indonesia, terutama perairan dapat menjadi potensi tersendiri dalam bidang logistik,” kata Djoko.

Selain itu, isu-isu arus barang dan kebijakan fiskal dalam rangka memperkuat industri logistik nasional, industri Indonesia dalam memasuki era digital dan peluang dan tantangan membangun sistem logistik pertanian berbasis digital. Tiga hal itu dibahas dalam rangkaian diskusi di Munas kali ini. Di Momentum ini juga dilakukan penyerahan sertifikat serta penandatanganan MoU dengan beberapa stakeholder.

 

Teks: Citra
Editor: Antonius
Foto: Citra



Related Articles

Sponsors

GIIAS

KI-2018-Web-Banner-320x327 (TruckMagz)

1cemat-banner300-80-cn 

logo-chinatrucks300 327pix

FA-CVL-Digital-Banner-300x327-pixel