Menteri PUPR Apresiasi Pembangunan Tol Akses Bandara Kertajati & Tol Cisumdawu

31 / 08 / 2021 - in Berita

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengapresasi seluruh pihak yang terlibat dalam mempercepat pembangunan Tol Akses Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Menteri PUPR optimis pengerjaan konstruksinya bisa rampung pada Desember 2021.

Ia melihat progres pembebasan lahan sudah mencapai 79,08% untuk seksi 3-6 Tol Cisumdawu. “Luar biasa, bisa selesai September 2021. Kualitas baik dan rapi. Selamat dan terima kasih,” tulis Menteri Basuki dalam testimoninya saat meninjau ruas tol Akses BIJB Kertajati, Senin (30/8).

Ruas Akses BIJB Kertajati nantinya terkoneksi dengan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) sepanjang 3,38 km, dan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) sepanjang 60,10 km.

Menteri Basuki juga meninjau lokasi pembangunan Junction Dawuan di Seksi 6 Tol Cisumdawu. Ia pun optimis melihat progres pembebasan lahan yang sudah mencapai 79,08% di Seksi 3-6 Tol Cisumdawu. “Terus semangat untuk Desember 2021 tuntas. Terima kasih dan selamat bekerja,” tulis Menteri Basuki dalam testimoninya.

Konektivitas jaringan tol ini akan mendukung pengembangan segitiga kawasan pertumbuhan ekonomi, yaitu Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang; Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka; serta kawasan industri di Bekasi, Karawang, dan Purwakarta.

Menteri Basuki mengatakan, dengan dibangunnya ruas Tol Akses Bandara bersamaan dengan target rampungnya pembangunan Jalan Tol Cisumdawu pada akhir tahun 2021, diharapkan akan mendukung konektivitas menuju ke Bandara dengan mengurangi waktu tempuh dari Bandung sekitar 3 jam menjadi 1 jam.

Pembangunan jalan tol akses menuju BIJB Kertajati dengan nilai proyek sebesar Rp 692 miliar ini terkoneksi dengan Tol Cipali mulai dari KM 158+700. Secara teknis jalan tol utama memiliki 4 lajur untuk dua arah dengan lebar 3,6 meter. Sementara untuk akses ramp memiliki lebar lajur 4 meter yang dilengkapi 2 jembatan.

Konstruksi ruas tol ini mulai dibangun sejak kontrak pekerjaan 28 September 2020, dengan progres pembangunan hingga 31 Agustus 2021 telah mencapai 96%. Pembangunannya dilaksanakan oleh PT Lintas Marga Sedaya selaku pemegang konsesi, bekerja sama dengan PT Pembangunan Perumahan (Persero) dan PT ACSET Indonusa Tbk. selaku kontraktor pelaksana.

 

Editor: Antonius
Foto: KemenPUPR



Sponsors

logo-chinatrucks300 327pix