Mengintip Kesibukan Tim Logistik MotoGP

30 / 01 / 2016 - in News

Mungkin jarang terbersit dalam benak Anda ketika sedang menonton siaran langsung di TV atau menyaksikannya langsung di sirkuit kejuaraan motorsport seperti MotoGP, bagaimana sibuknya perusahaan penyedia layanan logistik di setiap seri balap motor kaliber dunia tersebut.

Jika mencermati lebih detail di balik setiap paddock tim peserta MotoGP, Anda pasti bakal terkagum-kagum melihat kinerja para kru logistik yang begitu sibuknya terlibat setiap minggu demi minggu menyiapkan segala kebutuhan logistik sebelum dan sesudah event berlangsung.

Setiap musim MotoGP, seperti tahun ini yang dijadwalkan akan dimulai di Qatar pada 20 Maret 2016 dan berakhir di Valencia pada 6 November 2016 mendatang, perusahaan logistik yang disewa pihak penyelenggara event mesti meladeni segala kebutuhan logistik yang diperlukan. Mulai dari sesi ujicoba motor di setiap lintasan balap pada setiap serinya, segala keperluan manajemen dari setiap tim balap, serta untuk Dorna Sports sendiri selaku pihak penyelenggara.

Waktu yang diperlukan untuk berkemas dan berpindah di setiap negara, dengan memboyong sedikitnya 300 ton peralatan menggunakan beberapa pesawat kargo, butuh waktu kurang dari 24 jam. Khusus untuk acara di luar benua Eropa, Dorna Sports bertanggung jawab untuk urusan transportasi di setiap paddock, termasuk motor operasional untuk wara-wiri kru, seluruh peralatan tim dan peralatan ujicoba motor, termasuk mengoptimalkan pengangkutan sepasang safety car BMW yang ditumpuk mirip mainan Hot Wheel pada rak di pesawat kargo. Sementara untuk event di dalam benua Eropa, setiap tim balap menggunakan truk mereka sendiri untuk mengangkut motor dan logistiknya masing-masing.

Menurut Direktur Operasional Dorna Sports Carles Jorba, kegiatan logistik di MotoGP menyita jam kerja cukup panjang dan bahkan kerap mengorbankan jam tidur di malam hari. “Hal ini kami anggap sama seperti pekerjaan lainnya di sini, karena kita berada di sini lantaran menyukai olahraga motorsport,” ungkap Jorba yang telah bergelut dalam rurinitas event MotoGP lebih dari 20 tahun.

Melihat tim balap mengangkut peralatan mereka adalah sesuatu yang memukau dengan begitu banyaknya kantong custom-made yang digunakan untuk mengangkut setiap bagian terkecil mulai dari kotak pit, peralatan di garasi, tenda tim, dan sebagainya.

Setelah semuanya dikemas dan diberi label berbentuk barcode yang dikeluarkan oleh International Road Racing Teams Association (IRTA), kru logistik langsung memindahkan semua perlengkapan yang sudah dilabeli tadi ke salah truk pengangkut untuk kemudian diantar ke bagasi pesawat kargo.

Setiap pesawat kargo yang memuat seluruh logistik MotoGP menerapkan cara packing (pengepakan) dengan tingkat kesempurnaan tinggi untuk mengoptimalkan muatan. Dengan mengisi setiap sudut dan celah di setiap rak menggunakan konfigurasi khusus untuk penempatan peti/boks peralatan serta perkakas lainnya.

Di lokasi tujuan, seluruh tim logistik lainnya telah menyiapkan proses bongkar-muat seluruh logistik MotoGP setibanya di bandara, supaya tidak membuang waktu sedikit pun untuk segera diangkut menuju sirkuit setempat.

Penyempurnaan kinerja terkait logistik pada kejuaraan MotoGP ini dilakukan secara berkesinambungan, seperti halnya yang terjadi dalam balapan MotoGP sesungguhnya. Mulai dari pengepakan dan pengiriman, negosiasi dengan operator kargo di kota dan negara-negara tujuan di seluruh dunia, serta memastikan semua kebutuhan logistik saat balap MotoGP terangkut dan tersimpan, dilakukan secara sistematis dan efisien dalam hitungan milidetik.

Performa terbaik adalah hal yang utama dalam MotoGP, tak terkecuali untuk urusan logistik. Sehingga tidak ada istilah keterlambatan waktu pengiriman atau pendistribusian logistik ke setiap sirkuit di seluruh lokasi dimana MotoGP digelar.

Teks : Antonius S

Sumber foto MotoGP.com



Sponsors

 

 

AFFA-logisticsphotocontest 

logo-chinatrucks300 327pix