Mengenal Velg Hybrid untuk Truk dan Bus

20 / 05 / 2020 - in Berita, Info Produk

Akhir-akhir ini banyak beredar di pasaran velg truk dan bus multi-piece jenis tube type ( pakai ban dalam ) generasi terbaru yang kerap disebut sebagai velg hybrid atau hybrid wheel.

Apa keistimewanya velg hybrid ini ? Mengapa disebut velg hybrid ? Apanya yang hybrid ? Biasanya segala sesuatu yang disebut hybrid adalah hasil perkawinan silang dua teknologi dalam upaya menghasilkan sebuah teknologi baru yang lebih baik. Velg truk dan bus multi-piece yang menggunakan ring lock selama ini kita kenal sebagai velg tube type yang berarti hanya bisa digunakan oleh ban yang pakai ban dalam dan selendang (flap) saja. Sedangkan velg truk dan bus one-piece tanpa ring lock selama ini kita kenal sebagai velg tubeless yang berarti hanya bisa digunakan oleh ban yang tanpa ban dalam saja.

Namun istimewanya, velg hybrid ini terbuat dari baja SS 400 yang bentuknya sama persis dengan velg multi-piece yang terdiri dari rim dan disc dan memang menggunakan ring lock juga, namun bisa digunakan oleh ban jenis tube type tanpa harus menyertakan ban dalam dan selendangnya.

Ban yang digunakan adalah ban tube type seri 100’s (hundreds) dengan ukuran 10.00 R 20 atau 11.00 R 20, bukan ban tubeless seri 90’s (nineties) dengan ukuran 11 R 22.5 atau 12 R 22.5 atau ban tubeless seri 80’s (eighties) dengan ukuran 295/80 R 22.5 atau 315/80 R 22.5.

Mengapa bisa demikian ? Hal itu dimungkinkan, karena alasan pertama adalah velg hybrid memang dibuat dengan metode yang sama dengan pembuatan velg multi-piece biasa, namun dengan tingkat kepresisian pengepresan, pengelasan dan pembubutan yang lebih baik, sehingga pada sambungan antara rim dengan ring lock nya tidak memungkinkan terjadinya rembesan udara. Kedua, karena bentuk lubang pentil (valve) nya memang berbeda dengan velg tube type pada umumnya, tapi sama persis dengan lubang pentil pada velg tubeless yang hanya pas dengan drat ulir pada pentil tubeless yang rapat ter-seal sehingga tidak memungkinkan terjadi rembesan udara.


Apa istimewanya velg hybrid dibanding dengan velg tube type multi-piece biasa ? Tentu saja setiap perkembangan teknologi pasti akan membawa dampak positif sekaligus negatif. Kelebihannya, velg hybrid ini pasti akan lebih memperpanjang usia pakai ban sekitar 20 hingga 30 persen, karena tanpa menggunakan ban dalam dan selendang, sehingga pasti akan mengurangi panas ban saat beroperasional dan kita tahu panas itu mempercepat keausan ban, karena lebih abrasif.  Ban menjadi semakin jarang perlu waktu istirahat dalam perjalanannya, karena lebih lama untuk menjadi panas, sekaligus juga butuh waktu lebih singkat untuk istirahat pendinginannya, karena tidak adanya rangkapan ban dalam dan selendang akan lebih mempercepat proses pelepasan panas (heat release).

Kekurangannya, dalam proses pelepasan (demounting) ban dari velg hybrid ini agak sulit dilakukan dengan peralatan manual, lebih gampang jika menggunakan mesin bongkar pasang ban hydraulic yang harganya cukup mahal. Sebaliknya dalam proses pemasangan (mounting) ban ke velg hybrid justru lebih gampang.

Namun investasi mesin bongkar pasang ban hydraulic yang cukup bagus sebenarnya sudah bisa tergantikan oleh 200 kali proses pemasangan ban baru, dengan asumsi sudah melakukan penghematan 200 ban dalam dan selendangnya seharga kurang lebih Rp 500.000,- per set nya. Malah nantinya akan mendapatkan asset berupa mesin bongkar pasang ban yang canggih dan bisa dipakai untuk segala jenis ban dan velg, tube type maupun tubeless yang sekaligus mampu menggantikan kapasitas kerja 4-5 tukang bongkar pasang ban.

Pertanyaan selanjutnya, bagaimana jika dalam perjalanan terjadi ban bocor atau meledak ? Jika ban mengalami kebocoran dalam perjalanannya, maka dapat dilakukan penambalan seperti yang dilakukan terhadap ban tubeless konvensional, yaitu dengan menggunakan penambal ban tubeless (patch).

Selain itu, di negara yang serba mungkin ini, beberapa tukang tambal ban pinggir jalan bisa mengakalinya dengan berkreasi yang sebenarnya tidak dianjurkan, yaitu dengan menggunakan ban dalam. Sedangkan jika terjadi ban meledak dalam perjalanannya, maka ban harus diganti dengan ukuran yang sama.

Lalu bagaimana dengan harganya sebuah velg hybrid ? Harga velg hybrid ini relatif, biasanya hanya terpaut sekitar 30-40 persen lebih mahal daripada velg tube type biasa atau hampir sama dengan velg tubeless besi.

Oleh

BAMBANG WIDJANARKO NOTONEGORO
Independent Tire & Rim Consultant
Wakil Ketua APTRINDO JATENG & DIY

Editor : Sigit



Sponsors

 

 

 

logo-chinatrucks300 327pix