Mengenal Truk Klasik Hino TH dan TA Series

22 / 02 / 2016 - in Products

Seiring kebutuhan akan kendaraan angkutan barang yang handal pasca-perang dunia kedua (1939-1945), Hino Diesel Industry Corp. langsung mengembangkan varian truk baru saat itu dengan kapasitas angkut hingga 8 ton. Ini merupakan gebrakan di era tersebut, lantaran truk berdaya angkut 5-6 ton sudah lebih dulu mendominasi pasar kendaraan niaga kala itu.

Tepatnya di bulan Mei 1950, Hino merilis varian truk TH10 ke pasar domestik Jepang. Model awal dari truk heavy duty TH series ini diperkenalkan dengan mengusung model bonnet (posisi mesin di depan kabin pengemudi).

Hino TH10 mulai dipasarkan di tahun 1950 dan merupakan tonggak awal kebangkitan transportasi barang bertonase besar, lantaran perekonomian Jepang saat itu juga mulai pulih pasca-perang dunia kedua. Selama hampir 20 tahun seri TH terus diproduksi dan mengalami pengembangan dengan munculnya beberapa model.

Kendaraan angkutan berat ini dikembangkan dengan teknologi mesin diesel yang lebih tenang, kemudi ringan agar pengemudi mudah mengendalikannya, pengereman mumpuni, serta kenyamanan berkendara yang lebih baik dengan suspensi yang dapat meminimalkan kerusakan kargo atau muatan yang diangkut. Pada era tersebut, Hino juga memroduksi bus dengan seri BH10 yang memiliki basic sasis sama dengan truk TH series. TH10 juga diekspor ke luar Jepang terutama untuk pasar Asia Tenggara.

Spesifikasi TH10 dibekali wheelbase (jarak sumbu roda) 4.800 mm serta mesin diesel dengan kode DS10 6 silinder segaris kapasitas 7-liter (7.014 cc), dapur pacu ini sama sekali baru dari generasi truk sebelumnya yang beredar di Jepang saat itu.

Pada tahun 1954 TH11 muncul, diikuti TH12 dengan kemampuan 125 PS bermesin DS12 pada tahun 1955. Di tahun 1956 dirilis model TH13 dan TA10 dengan kode mesin DS30 150 PS pada Juni 1956. TA10 merupakan model dengan wheelbase lebih pendek serta ground clearance sedikit lebih rendah dengan kemampuan angkut (payload) hingga 7,5 ton.

Juli 1958 diperkenalkan model TA12 yang merupakan versi upgrade dari TA10. Produksi dilanjutkan lewat varian TH16 dan TA13 di Agustus 1960, dengan daya maksimum yang telah dinaikkan menjadi 155 PS. Juni 1961 lahir TH17 dengan kode mesin DS50 8-liter 160 PS. Awal Juli 1961 keluar tipe TA14 yang spesifikasinya mirip dengan bawaan TH16.

Hino Diesel Industry Corp. ketika itu juga memroduksi truk heavy duty dengan sistem penggerak empat roda (4×4) dan enam roda (6×6) berkode ZC pada era 1952-1959, untuk keperluan pasukan pertahanan Jepang yang kemudian dijual bebas di pasar domestik buat memenuhi permintaan pelanggan swasta maupun instansi pemerintah lainnya.

Hingga akhirnya harus pensiun di tahun 1968 lantaran pergeseran tren pasar kendaraan niaga, yang lebih condong pada kebutuhan akan truk dengan kabin pengemudi lebih besar pada akhir 1960-an di Jepang.

Teks : Antonius S

Sumber foto Wikipedia



Sponsors

 

 

AFFA-logisticsphotocontest 

logo-chinatrucks300 327pix