Memilih Box Pendingin yang Ideal

24 / 08 / 2021 - in Tips & Trik

Truk box berpendingin memiliki fungsi yang sama untuk semua jenis muatan seperti daging, sayur, buah, produk es krim, atau bahkan bunga hidup, yaitu untuk menjaga produk pada suhu yang tepat hingga sampai di tujuan. Suhu dalam box pendingin harus dalam rentang toleransi muatan yang diangkut. Prayudi Nur Hudza, Kepala Bengkel Laras Bumi Jaya Gresik, mencontohkan sebuah perusahaan transporter produk daging untuk restoran cepat saji. “Biasanya ada roti dan ayam, produk tetap bisa dikonsumsi hingga masa kadaluwarsa jika suhu penyimpanan di 5 derajat Celcius. Ternyata muatan setelah perjalanan semalaman oleh pekerja bagian gudang penerima suhunya naik menjadi 7 derajat Celcius. Jika restoran tadi memegang teguh SOP perusahaan, konsumen bisa klaim ke tranporter. Hal-hal seperti ini yang membuat konsumen tidak puas, produk bisa saja rusak dan muatan akibat klaim menumpuk di gudang. Jelas sekali menaikkan biaya operasional,” terang Yudi. Perlu ada pedoman sebelum memilih box pendingin yang sesuai dengan muatan. Berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika menentukan box pendingin.

Isolasi berhubungan dengan dimensi interior.

Lokasi kerja truk sangat menentukan dimensi truk box pendingin. Bahkan hingga ketebalan material mungkin akan berbeda karena memerlukan perhitungan paket isolasi, pintu, dan berbagai fitur lain dari truk tersebut itu. “Sehingga sekali lagi perhatikan gudang yang dimiliki, apakah bongkar muat menggunakan forklift dengan palet atau truk digunakan untuk memuat dua palet berdampingan dalam cargo box. Karena produk isolasi yang baik memiliki ketebalan lebih dari dua inci sehingga perlu diperhitungkan peletakan muatan dengan palet yang berdampingan. Yang harus diperhatikan adalah semakin tebal isolasi, semakin tahan terhadap suhu di luar kendaraan yang berarti semakin baik menjaga suhu tetap stabil. Dari sini bisa diambil perkiraan dimensi truk yang akan dipesan,” jelasnya.

Spesifikasi sasis untuk body mounting.

Salah satu kesalahan fatal akibat kurangnya pengetahuan karosesi terhadap sasis kendaraan adalah produk tidak proporsional. “Kesalahan membangun rangka tanpa verifikasi tinggi frame di bagian belakang sasis truk lalu ditambah konsumen tidak menyadari ada masalah hingga produk dikirim ke karoseri. Itu akan menyulitkan karoseri ketika memasang body dan fitur lain. Produk yang sering bermasalah dengan sasis truk adalah liftgate. Jika sasis terlalu tinggi, liftgate mungkin tidak bisa mencapai tanah ketika diturunkan, sehingga tidak mungkin untuk mengangkat palet atau produk ke dalam box. Perlu adanya komunikasi terlebih dahulu antara diler dan karoseri untuk memastikan kompatibilitas dengan spesifikasi sebagai syarat minimal karoseri box pendingin,” kata Yudi.

Refrigerator power switch.

Pada box pendingin, setiap kali pintu belakang dibuka, blower akan meniupkan udara dingin. Secara otomatis juga refrigerator akan menghisap udara di luar yang lembab atau pun panas ke dalam box kargo. Hal seperti ini pada refrigerator akan menciptakan tekanan ekstra, serta membahayakan muatan pada suhu idealnya kecuali ada tambahan refrigerator power switch.

Jika konsumen tidak meminta tambahan saklar blower di pintu, sama halnya mempersilakan udara panas masuk setiap kali pintu dibuka. “Coil pada refrigerator menerima sensor adanya udara panas masuk, ini akan memaksa sistem untuk masuk mode pencairan. Lalu memanaskan coil untuk mencairkan es. Ketika sampai ke lokasi bongkar muat, refrigerator tidak punya cukup waktu untuk membekukan lagi atau menjaga suhu ideal. Tetapi, jika memasang saklar blower ketika pintuk dibuka, saklar akan mematikan blower. Udara dingin tetap di dalam box dan udara panas tidak terhisap masuk. Dengan demikian refrigerator bisa mempertahankan suhu ideal sepanjang perjalanan,” ungkap Yudi.

Tipe pintu belakang box pendingin.

Ada dua jenis pintu yang biasa digunakan untuk box pendingin, yaitu pintu roll dan pintu kupu-kupu berengsel yang paling mudah digunakan. Secara nilai produk memang pintu roll lebih simple dan tidak memakan banyak ruang. Pintu belakang model kupu-tetap pilihan terbaik untuk menjaga suhu kargo tetap stabil dalam kondisi tertentu.

Yudi menjelaskan, pertama yang diperhitungkan adalah jenis kiriman. Jika transporter berhenti di banyak tempat pada sekali perjalanan membawa muatan, maka kemungkinan besar akan sering buka tutup pintu dan suhu dari luar memberi pengaruh besar. Jelas sekali transporter tidak menginginkan pintu roll yang memungkinkan terlalu banyak udara dingin keluar serta menempatkan kerja berlebih pada unit pendingin untuk menjaga produk pada suhu yang tepat di antara titik bongkar muat. Tetapi jika konsumen hanya membawa muatan untuk sekali bongkar muat di tempat tujuan, maka pintu roll cukup efektif dan efisien.

Kedua, selain dari frekuensi bongkar muat, perlu juga memperhatikan lokasi pemuatan produk. Jika muatan diambil di dermaga yang lokasi gudangnya yang luas dengan banyak pekerja dan truk-truk transporter lain, pilihan pintu roll sangat cocok dengan lokasi gudang pelabuhan. Di pelabuhan umumnya gudang hanya untuk tempat singgah sementara. Ikan-ikan segar perlu segera mendapat penanganan cepat. Banyaknya truk yang ada di lokasi dan lalu lintas kapal nelayan yang datang membawa ikan, pintu roll akan mengakomodasi lebih baik jika dibanding pintu kupu-kupu. Pintu roll yang membuka lebar seukuran bagian belakang truk mempercapat pekerja menaikkan muatan. Pertimbangan bongkar muat dan lokasi sangat berpengaruh pada pemilihan jenis pintu box pendingin. Kesalahan memilih pintu akan menambah biaya dalam operasional yang lebih tinggi karena nilai isolasi ruang kargo menjadi berkurang.

Aliran udara di dalam box.

Setiap kendaraan memerlukan aliran udara yang baik untuk sirkulasi. Aliran udara yang efisien diperlukan agar muatan dalam box pendingin tetap memiliki suhu stabil yang merata. Pengaturan aliran udara yang sembarangan akan merusak kargo terutama produk makanan. Penting sekali untuk memastikan aliran udara yang tepat di sekitar produk sehingga semua muatan mendapatkan suhu yang seragam.

Kunci untuk menemukan aliran udara yang tepat adalah pemilihan lantai. Bagaimana produk dimuat, apakah menggunakan palet, peti atau kotak styrofoam bisa menjadi acuan menentukan lantai terbaik. Jelas sekali ini memerlukan konsultasi dengan karoseri ketika memesan produk. Resapan air dan udara lembab perlu diperhitungkan untuk memilih jenis lantai box pendingin.

Investasi box pendingin berdasar kebutuhan.

Ada beberapa indikasi bahwa konsumen melakukan kesalahan dalam investasi box pendingin. Salah satunya adalah alasan menghemat biaya produksi box, dengan cara menggunakan spesifikasi materi paling bawah. Beberapa orang menghemat biaya produksi dengan menawar spesifikasi yang diajukan oleh karoseri. Mengurangi ukuran adalah salah satunya. Karoseri pasti memiliki hitungan penggunaan materi ideal untuk produknya. Dengan mengganti spesifikasi materi menjadi lebih rendah daripada standar, konsumen berharap akan mendapatkan penghematan. “Contohnya disarankan menggunakan plat besi dengan ketebalan 4 mm tetapi konsumen memaksa menggunakan plat besi 3 mm. Awalnya akan tampak hemat, tetapi yang terjadi di depan adalah biaya operasional yang tinggi selama masa pakai kendaraan,” tegas Yudi.

Jadi sebaiknya menimbang bagaimana truk akan digunakan. Mungkin mengurangi insulasi atau memilih dimensi box yang lebih kecil akan memangkas biaya produksi. Tapi pada akhirnya karena penggunaannya melebihi batas kemampuan kendaraan, konsumen harus membayar lebih untuk perbaikan dan operasional.

Kunci untuk menemukan box pendingin yang tepat adalah terus meningkatkan pengetahuan tentang berbagai pilihan yang tersedia dan mengumpulkan informasi dari kendaraan yang sudah dimiliki sehingga spesifikasi yang dipilih bisa mengakomodasi perubahan ke depan kebutuhan perusahaan.

Editor : Sigit



Sponsors

logo-chinatrucks300 327pix