Melalui GIIAS, Gaikindo Ingin Meningkatkan Ekspor Sektor Otomotif

10 / 07 / 2018 - in News
GIIAS

Sektor otomotif masih menjadi tulang punggung dari kegiatan ekspor Indonesia. Meskipun tahun 2018 menjadi tahun politik di Tanah Air, para pelaku bisnis yang bersekutu dalam Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) tetap optimistis untuk meningkatkan volume penjualannya, baik untuk mememnuhi kebutuhan dalam negeri maupun ekspor.

Berdasarkan catatan Gaikindo, sampai dengan pertengahan tahun ini jumlah total kendaraan yang terjual hingga Juni 2018 sekitar 555 ribu unit. “Dari total sekitar 555 ribu unit kalau kita kalikan dua berarti kira-kira bisa mencapai 1.110.000, dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya sekitar 1.080.000. Sehingga kita harapkan tahun ini industri otomotif masih growth terlepas dari kondisi ekonomi yang sangat ketat saat ini,” kata Yohanes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo di kawasan SCBD Jakarta Selatan, Selasa (10/Juli/2018).

Nangoi mengungkapkan bahwa pihaknya melihat kondisi ini cukup positif, mengingat tahun ini merupakan tahun politik yang cukup berat bagi seluruh pemain otomotif Tanah Air. “Walaupun tahun depan akan lebih berat lagi sebagai tahun politik, tetapi kalau kita melihat perkembangannya cukup positif dengan angka penjualan total tersebut. Sebab kita growing sekitar enam sampai tujuh persen dari tahun sebelumnya,” ujarnya.

Hal yang juga menggembirakan dari industri otomotif, menurut Nangoi, tingkat ekspor yang turut meningkat sepanjang Januari hingga Juni tahun ini. Ia menambahkan, Indonesia mendapat tekanan dari Vietnam karena pemerintah setempat mengeluarkan peraturan yang tidak berpihak kepada Indonesia sehingga sangat mengganggu ekspor ke negara republik sosialis itu.

“Boleh saya katakan sampai dengan bulan Juni ini masih nol ekspor kita ke Vietnam, padahal kontribusi Vietnam cukup besar untuk Indonesia. Tetapi secara total kita masih tumbuh sekitar 15-17 persen. Jadi, walaupun Vietnam tidak berkontribusi namun ekspor kita masih tumbuh. Kalau Vietnam ikut berkontribusi akan lebih bagus lagi,” kata Nangoi.

Berangkat dari kondisi tersebut, Gaikindo bertekad ingin membuat ajang GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) sebagai tolok ukur keberhasilan industri otomotif Indonesia yang juga diharapkan bisa meningkatkan ekspor dari sektor otomotif. “Karena skala ekonomi yang besar untuk domestik juga menjadi acuan untuk ekspor Indonesia ke luar negeri,” ujarnya.

Saat ini ekspor Indonesia dari sektor otomotif sekitar 225 ribu kendaraan per tahun, dan diharapkan bisa tumbuh hingga akhir tahun ini. “Kita juga menginginkan lebih banyak buyer ataupun ahli otomotif luar negeri yang datang ke Indonesia melalui pameran GIIAS, yang merupakan jendela informasi mengenai kemajuan industri otomotif kita sehingga diharapkan bisa meningkatkan ekspor. Hal ini juga sangat diinginkan oleh pemerintah agar kita bisa meningkatkan ekspor dari sektor otomotif,” kata Nangoi.

 

Editor: Antonius
Foto: Anton

 

 



Related Articles

Sponsors

KI-2018-Web-Banner-320x327 (TruckMagz)

327-x-300 (1)

1cemat-banner300-80-cn 

327p-x-300p

logo-chinatrucks300 327pix

FA-CVL-Digital-Banner-300x327-pixel