Masyarakat Transportasi Indonesia Menyarani Pelabuhan Patimban Tes Pasar

10 / 01 / 2018 - in News
Daerah Industri_TruckMagz

Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menilai keberadaan pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat yang diharapkan menjadi menopang pelabuhan Tanjung Priok, sangat ditentukan oleh kawasan industri yang berada di sekitar pelabuhan. Hal ini sesuai gagasan awal pendirian pelabuhan tersebut yang dimaksudkan agar terjadi integrasi antara pelabuhan dengan kawasan industri. Direncanakaan pada awal tahun 2018 di sekitar pelabuhan akan dibangun kawasan industri dengan lahan seluas 10.000 hektare berkapasitas 1,5 juta TEUS.

“Pada akhirnya semua pihak yang berkepentingan baik pemerintah dan investor harus melakukan konsolidasi. Susah harus menilai penggunaan pelabuhan Patimban harus seperti apa. Karena sangat bergantung dengan komoditas dan orientasi muatan yang diangkut,” kata Danang Parikesit, Ketua Umum MTI beberapa waktu lalu.

Pelabuhan Patimban ditargetkan pembangunannya bisa dimulai pada awal tahun 2018. Pembangunan Pelabuhan Patimban akan terbagi dalam tiga tahap, khusus untuk tahap pertama terbagi lagi ke dalam dua fase. Tahap pertama fase satu, Pelabuhan Patimban akan memiliki terminal peti kemas 430×300 meter dari total panjang dermaga 4.320 meter. Sedangkan lapangan peti kemas memiliki luas 35 hektare dengan kapasitas 250.000 TEUs dari total 3,75 TEUs. Ditambah Terminal kendaraan yang mampu menampung hingga 218 ribu unit mobil completely build up (CBU) dari total 600 ribu CBU.

Pembangunan Pelabuhan Patimban tahap pertama fase kedua ditargetkan selesai pada 2019. Untuk tahap pertama fase kedua ini, terminal peti kemas diperluas menjadi 1.740×35 meter dari total panjang dermaga 4.320 meter. Sedangkan lapangan peti kemas seluas 66 hektar dengan kapasitas 3,5 juta TEUs dari total 3,75 TEUs. Terminal kendaraan juga mampu menampung hingga 382 ribu CBU dari total 600 ribu CBU. Pembangunan Pelabuhan Patimban tahap pertama fase kedua ditargetkan selesai di 2023. Tak berhenti di situ, pembangunan Pelabuhan Patimban dilanjutkan ke tahap 2 dan 3.

Danang memprediksi arus barang industri otomotif dan manufaktur akan semakin terbantu dengan fasilitas terminal peti kemas dan kendaraan yang dimiliki Pelabuhan Patimban. “Saran kepada pemerintah agar melakukan tes pasar supaya tahu siapa saja pelaku industri yang bisa ditarik ke Patimban. Saya kira dengan cara begitu kita akan tahu barang apa saja yang akan diangkut di sana. Kalau melihat sekarang rasanya terlalu dini,” ujarnya.

 

Teks: Abdul
Editor: Antonius
Foto: Dirjen Hubla



Related Articles

Sponsors

GIIAS

KI-2018-Web-Banner-320x327 (TruckMagz)

1cemat-banner300-80-cn 

logo-chinatrucks300 327pix

FA-CVL-Digital-Banner-300x327-pixel