Maksimalkan Muatan pada Pickup

31 / 08 / 2021 - in Tips & Trik

Membawa muatan merupakan tanggung jawab yang diberikan pemilik barang. Risiko di jalan bisa terjadi pada siapa saja, meskipun pengangkutan jarak dekat menggunakan kendaraan kecil seperti pickup. Dengan pengaturan tata cara muat yang baik dan memahami luasan bak pickup, pengiriman akan sampai di tempat tujuan dengan lebih mudah dan lebih aman. Simak tips dari Parlindra Saktiawan, Owner CV Regolo Agung, Gresik mengenai prosedur tepat mengoptimalkan bak pickup untuk angkutan. Parlin adalah pemilik sekaligus pengemudi di perusahaannya yang biasa membawa sayur dan buah dari Gresik dan sekitarnya untuk dibawa ke Surabaya.

Payload Maksimum

Hal pertama yang Parlin sampaikan adalah batas payload pickup. “Ini yang utama dan paling penting dari semua bentuk manajemen muatan. Tetapi, jika hanya mengangkut sejumlah kecil berat barang, bisa saja mengabaikannya. Tetapi ketika mengangkut berat muatan yang hampir melebihi toleransi kendaraan, pastikan mengaturnya untuk menimbang faktor keamanan dalam perjalanan,” jelasnya.

Sebelum memulai menaikkan barang ke bak, perhatikan bagaimana karakteristik muatannya:

– Berat.

– Dimensi seperti panjang, lebar, dan tinggi.

– Tekstur, apakah itu licin atau kasar.

– Distribusi beban atau kumpulan barang-barang berat

– Stabilitas, apakah barang rentan terhadap cuaca seperti hujan dan panas tinggi

– Kerentanan, apakah barang mudah hancur.

Payload maksimum biasanya sudah tercantum di label stiker dari Dishub setempat. Jumlah berat yang diangkut harus berada di bawah batas maksimum. Pertimbangkan keamanan muatan jika menempuh perjalanan jauh. Hal ini akan berpengaruh pada guncangan, sistem suspensi, dan pengereman.

Muat Barang lebih Berat Dekat ke Kabin

Saat mengangkut banyak barang berat, seperti kotak buku dan batu atau material bangunan, manfaatkan area belakang kabin. Jika terlalu banyak beban pada axle belakang, axle depan tidak memiliki bobot cukup untuk traksi ke jalan.

Dengan memindahkan barang yang lebih berat ke pusat pickup, berat akan lebih merata. Artinya, bobot merata dari poros belakang ke depan. “Jika beban berat ditaruh di ujung belakang dengan alasan mudah ketika menurunkannya, justru ini akan memperbesar potensi kerusakan pada drivetrain dan suspensi. Amankan beban berat di dekat kabin dengan tali pengaman,” kata Parlin yang terkadang juga mengangkut barang pindahan rumah.

Tempatkan Barang Besar di Samping atau Sisi Bak

Jika mengangkut perabot besar, seperti meja dan cermin, pastikan menaruh pada bagian samping dan membungkus bahan yang rapuh dengan kardus atau kertas bekas. Penempatan di area samping tujuannya membuat semuanya stabil dan seaman mungkin.

Cara Mengamankan Barang-barang dari Bahan Kaca dan Mudah Hancur

Pastikan barang-barang kaca dilindungi, bungkus dengan kertas bekas dan kencangkan dengan tali. Jika barang penting, bisa gunakan plastik gelembung. “Jika termasuk barang-barang rapuh dan berukuran kecil masukkan ke dalam kotak logam. Semua benda kaca harus dibungkus dengan aman dan jika mungkin diletakkan pada posisi tertidur sehingga tidak bisa bergerak. Konsultasikan cara membungkusnya kepada pemilik barang agar selama perjalanan bisa meminimalkan risiko,” tambah Parlin.

Cara Mengamankan Barang-barang Furnitur

Barang furnitur yang umum seperti meja, lemari es, tempat tidur, kotak paket, lemari plastik, dan sebagainya.

Gunakan kombinasi pengikatan tie-down, penahan dan simpul tali, tergantung pada itemnya, misalnya, ikatkan dari atas ke bawah untuk furnitur berat dan tinggi.

  • Kurangi pemusatan beban berat sebanyak mungkin. Barang yang tinggi bisa ditempatkan dengan barang yang hampir setara di sampingnya untuk melipatgandakan kestabilan barang dalam perjalanan.

  • Gunakan tali tambang untuk mengikat furnitur. Hindari menggunakan tali sintetis pada perabot rumah tangga.

  • Pastikan memasang lapisan pelindung pada permukaan furnitur yang bersentuhan dengan tali, bisa gunakan kardus atau kertas bekas.

Muat Kotak dan Barang-barang Kecil di antara Barang Besar

Setelah menaikkan barang-barang dan menempatkan pada sisi-sisi bak, langkah selanjutnya angkut kotak dan barang-barang kecil di tengah. Jika harus menumpuk kotak, letakkan kotak yang lebih besar dan lebih berat di bagian bawah, lalu kotak lebih kecil, barang-barang yang lebih ringan berada di atas. Menempatkan barang-barang yang lebih besar di kedua sisi bak untuk menjaga keseimbangan berat dan melindungi kargo.

Mengikat Muatan

Sebelum mengikat, pahami bagaimana muatan yang akan diangkut. Beban bisa bergerak jika tidak benar dalam mengikatnya.

Beban dapat bergerak ke depan, ke belakang atau ke samping dan harus mengetahui pergerakan masing-masing arah ini.

Muatan ringan dan berat bisa bergerak dengan mudah, jangan berasumsi muatan berat akan tertahan oleh beratnya.

Gaya pengereman biasanya lebih tinggi pada kecepatan rendah. Karena tidak ada jaminan perjalanan akan lancar hingga tempat tujuan. Jika terjadi kemacetan tentu harus berjalan lambat.

Ada dua metode pengikatan muatan.

  1. Pengikatan tie-down, menggunakan metode pengikatan untuk menjepit muatan dengan mengandalkan gaya gerak barang-barang di sekitarnya.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada jenis pengikatan tie-down:

  1. Tali bisa dililitkan di atas kabin atau bak depan, bak samping dan pintu bak belakang.

  2. Gunakan simpul pada barang-barang tinggi.

  3. Metode pengikatan yang dibutuhkan tergantung pada berat dan bentuk beban. Semakin kencang tali, semakin besar tingkat tahanan atas barang itu.

  4. Metode pengikatan tie-down paling efektif jika digunakan pada barang-barang tinggi.

  5. Sudut simpul minimum yang mampu menahan secara efektif adalah 35 derajat Celcius.

  1. Pengikatan langsung, mengikat langsung muatan individu agar tidak bergerak.

Beberapa contoh peralatan yang membantu melindungi muatan pada bak.

  1. Tali tambang

Tali tambang memiliki tekstur yang lunak karena dibuat dari bahan alami seperti serabut kelapa. Tali jenis ini cocok untuk berbagai jenis muatan. Kelemahan tali jenis ini adalah bisa meregang. Meminimalkan peregangan yang tak terduga, sebelum digunakan periksa secara visual terlebih dahulu keausan dini. Biasanya ketika membeli disertakan petunjuk kapasitas kekencangannya.

  1. Tali sintetis

Tali dari bahan kimia seperti campuran plastik yang dijual dalam berbagai warna. Gunakan semacam kait yang ada pada bak pickup untuk memperbesar kekuatan dan ketegangan tali sintetis. Tali ini direkomendasikan untuk beban ringan, seperti tangga, barang-barang dari bahan plastik atau kotak kardus. Jangan gunakan tali sintetis untuk barang yang permukaannya mudah tergores atau remuk.

  1. Rantai

Rantai sangat jarang digunakan jika tidak membawa barang individu yang memiliki bobot yang berat sepeti mesin. Rantai cocok untuk barang yang mudah bergeser di atas lantai bak. Rantai memiliki peregangan yang sangat terbatas, maksimal 1% dari panjangnya.

  1. Jaring kargo

Jaring kargo mampu melindungi banyak muatan dengan ketinggian yang sama. Cocok untuk tambahan perlindungan yang dikombinasikan dengan tali tambang. Jaring cocok muatan dengan volume banyak.

  1. Terpal

Pelindung umum yang sangat berguna untuk hampir seluruh jenis muatan. Terpal bisa digunakan bersama tali. Terpal cocok untuk melindungi muatan ketika mengangkut pada musim hujan. Jika digunakan untuk memuat sayur dan buah dalam jarak jauh, pastikan sayur dan buah tahan panas dan suhu kedap karena ada buah atau sayuran yang cepat membusuk ketika dalam suhu tinggi.

Menggunakan jaring dan terpal harus selalu diawali menggunakan tali untuk mengikat barang-barang besar. Pastikan bahwa muatan terikat setidaknya dari dua sisi. Paling sering pengikatan barang menggunakan bentuk silang, yang memiliki simpul di tengah pusat beban muatan.

Setelah mengamankan barang-barang besar dengan tali, gunakan terpal atau jaring untuk menutupi seluruh muatan. Untuk efisiensi waktu ketika menutup muatan, gunakan terpal dengan ukuran yang sesuai dengan dimensi bak pickup.

Merencanakan Rute Aman

Saat mengangkut muatan, pilih rute yang paling aman sesuai dengan muatan. Pertimbangkan menghindari jalan terbuka di kedua sisi yang memungkinkan aerodinamis kendaraan menjadi besar karena tertiup angin kencang, jalan kasar, jalan bergelombang, dan banyak tikungan tajam.

Mengantisipasi Tindak Kriminal di Jalan

Jika pengemudi istirahat, parkir pickup di tempat terbuka yang aman dari pencurian dan mudah diawasi.

  • Jika mengangkut barang elektronik, pastikan tertutup rapat dan tidak terlihat struktur muatannya.

  • Parkir di area yang aman, terang, dan visibilitas cukup dari semua arah.

  • Usai meninggalkan pickup ketika istirahat, periksa kembali dengan berkeliling di sekitar kendaraan untuk memastikan semua tali dan penutup tetap dalam keadaan yang sama sebelum ditinggalkan.

  • Minimalkan perhentian selama dalam perjalanan.

 

Editor : Sigit



Sponsors

logo-chinatrucks300 327pix