Lunch Gathering Sambil Belajar Sistem Rem Kendaraan

30 / 11 / 2019 - in Ask The Expert, News

PT Dwi Multi Makmur selaku Sole Distributor produk HJ Bridge di Indonesia memberikan edukasi kepada ke pengusaha logistik pada acara Lunch Gathering DPC Aptrindo Surabaya. Acara makan siang yang dibalut diskusi santai mengenai sistem rem kemarin siang (29/11) juga dihadiri pengusaha logistik dari Surabaya Logistic Community (SLC) dan Indonesia Logistics Community (ILC) Jatim diadakan di VIP Room Han Palace HR Muhammad Surabaya. Tuan rumah Lunch Gathering Putra Lingga Ketua DPC Aptrindo Surabaya juga mengundang Hendrik Sugianto Chief Executive Officer PT Dwi Multi Makmur, Ketua DPD Aptrindo DKI Jakarta Mustajab Susilo Basuki, dan Gemilang Tarigan Ketua Umum DPP Aptrindo

Dalam sambutannya Putra Lingga menyampaikan, “Kami ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan dari DPP Aptrindo dan DPD Aptrindo DKI Jakarta sekaligus mitra kerja kami SLC, ILC Jatim dan DPC Aptrindo Surabaya yang selalu support pada setiap gathering. Terima kasih juga kepada Pak Hendrik dari Dwi Multi Makmur dan tim. Mari kita dukung apa yang bisa kita berikan dari asosiasi untuk produk HJ Bridge ini,” katanya.

Hendrik Sugianto mengatakan kepada peserta yang hadir, “Spring Brake Chamber adalah perangkat rem sekaligus pengaman. Spring brake chamber memiliki memiliki rem emergency. Saya melihat perangkat ini belum banyak diaplikasikan pada truk terutama truk trailer di Indonesia. Sehingga jika terjadi kecelakaan bisa mengakibatkan fatalitas pada kendaraan. Spring brake chamber berfungsi untuk mengunci roda ketika terjadi kegagalan fungsi rem,” bukanya.

Dengan menggunakan spring brake chamber bisa juga menjadi parameter sistem rem. “Jika sistem pengereman pada truk tidak baik, maka roda akan terkunci oleh spring brake chamber. Selain itu, sebagian head tractor yang diproduksi sekarang sudah menggunakan full air brake system dan spring brake chamber. Dan yang perlu diperhatikan, jika spring brake chamber pada bagian head tractor tidak didukung dengan spring brake chamber pada trailer, ketika terjadi kegagalan rem, trailer akan mengalami jack knife dan membahayakan pengguna jalan lain,” pesannya.

Hendrik mengingatkan, “Ketika terjadi kegagalan pengereman pada spring brake chamber, pressure tekanan angin tidak ada atau tekanan angin kurang dari 6 bar. Spring akan bekerja dan mengerem. Saya sering sekali melihat truk trailer yang tidak menggunakan spring brake chamber. Padahal ini prasyarat keamanan di kendaraan. Minimal satu sumbu menggunakan spring brake chamber. Alasan pemilik kendaraan tidak menggunakan spring brake chamber adalah roda sering lock. Sebenarnya masalah ini karena instalasi sistem rem yang tidak baik. Masalah muncul karena instalasi selang menggunakan rubber tanpa penguatan. Ketika selang rubber terpapar panas mesin, material tidak bisa bertahan lama, sehingga akan getas dan muncul kebocoran. Selain itu, masalah lain pada sistem pengereman adalah air yang tidak dibuang sempurna dari tabung udara. Jadi yang paling baik dan aman itu ujung selang di crimping bukan klem. Lalu untuk selang yang masuk ke sistem menggunakan nipple tembaga atau kuningan,” tambahnya.

Teks : Sigit A

Foto : Giovanni



Sponsors

 

 

AFFA-logisticsphotocontest 

logo-chinatrucks300 327pix