Lampung Truck Community Kini Punya 29 Koridor

21 / 07 / 2019 - in Berita, Komunitas

Lampung Truck Community (LTC) genap berusia empat tahun pada 2019 ini. Komunitas yang awal terbentuknya pada 2015 di Natar, kini memiliki 29 koridor. Koridor Kalianda menjadi pintu gerbang Sumatera dan Natar sebagai pusat Lampung Truck Community. Koridor lainnya yaitu, koridor Lampung Timur, Metro, Tanjung Bintang, Bandar Lampung, Bandar Jaya, Megarandu, Tubaba, Tulang Bawang, Mesuji, Lempuing, Palembang, Jambi, Kerinci, Batam, Way Kanan, Batu Raja, Lampung Barat, Pring Sewu, Bandung, Bedengseng, Cikarang, Garut, dan Jati Agung.

Pada perayaan ulang tahun keempat yang dihelat di Lampung Timur awal Juli ini, Lampung Truck Community meresmikan pembentukan lima koridor, yaitu koridor Aceh, Kalimantan, Medan, Sumatera Barat, dan Bengkulu.

Hendra alias Aden Kusuma Wijaya Ketua Lampung Truck Community mengatakan, harapan ke depan Lampung Truck Community lebih baik lagi. “Program utama kami adalah kesejahteraan untuk seluruh anggota aktif. Salah satu program kami terkait hal tersebut adalah bekerja sama dengan Ritase, yang memberikan order muatan,” kata Aden.

Program kesejahteraan ini hanya berlaku bagi anggota aktif. Sebelum menjadi anggota aktif, mereka diharuskan mengisi formulir pendaftaran keanggotaan yang ditandatangani dan bermeterai, menyertakan alamat tempat tinggal serta nomor polisi kendaraan yang dibawa. Tujuannya, mempermudah melacak anggota jika mendapatkan muatan dari Lampung Truck Community.

Tiap peserta aktif diwajibkan membayar iuran Rp 30 ribu per bulan. Iuran itu digunakan untuk keperluan koridor, termasuk membantu anggota jika ada masalah di jalan seperti kecelakaan lalu lintas.

Lampung Truck Community
Suasana perayaan ulang tahun Lampung Truck Community

LTC yang mayoritas beranggotakan para sopir truk ini punya misi menjalin persaudaraan dengan seluruh komunitas truk yang ada di Tanah Air. Alasan yang melatarbelakanginya, selain rutinitas pekerjaan sebagai pengemudi angkutan barang, niat berbagi rezeki juga yang mendorong lahirnya komunitas ini.

“Tujuan utama saya selaku ketua umum LTC adalah mencari persaudaraan, karena memang banyak saudara itu akan mendatangkan banyak rezeki, itu yang paling utama,” ungkap Aden.

Persaudaraan yang dimaksudkan di sini, menurut Aden, juga tak terlepas dari niatan untuk merangkul seluruh komunitas truk yang ada di seluruh Indonesia. Melalui semangat persaudaraan yang erat, lanjutnya, dapat saling menolong baik itu di Pulau Jawa, Sumatera dan wilayah lainnya.

“Misalnya kalau terjadi trouble di jalan, kami bisa saling mengondisikan, yang tadinya tempatnya rawan dan ada anggota kita yang rumahnya di wilayah yang rawan itu bisa singgah sebentar di rumah kawan tersebut untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Aden berharap, Lampung Truck Community ini bisa mengembangkan sayap seperti yang tergambar dalam logo LTC. “Kami ingin lebih baik lagi dan mengembangkan sayap agar lebih jaya,” kata Aden.

Pada perayaan ulang tahunnya keempat, Lampung Truck Community memberikan bantuan kepada anak yatim di sekitar lokasi acara, juga mengundang perwakilan dari lembaga pemerintah seperti TNI/Polri. Acara juga diramaikan undangan dari beragam komunitas truk dari berbagai wilayah.

 

Teks: Ratna
Editor: Antonius
Foto: LTC



Related Articles

Sponsors

 

 

 

logo-chinatrucks300 327pix