Kuzer untuk Mengisi Area Penjualan Quester yang Minim

31 / 12 / 2018 - in News
Kuzer

UD Trucks Indonesia optimistis memperluas portofolio produknya di kategori light-duty, dengan varian Kuzer yang diperkenalkan sejak 2017 lalu. Berkolaborasi dengan PT Astra International-UD Trucks Sales Operation ( Astra UD Trucks) selaku distributor resmi UD Trucks untuk segmen on-road, Kuzer difokuskan untuk menyasar existing market UD Trucks Tanah Air.

Deputy COO Astra UD Trucks, Bambang Widjanarko mengungkapkan, pihaknya berharap dengan hadirnya Kuzer dalam line-up produk UD Trucks segmen on-road, dapat memperkuat kinerja penjualan di beberapa area yang dianggap kurang bergairah dalam penjualan di kategori medium-heavy duty nya yakni varian Quester.

“Kita berharap beberapa cabang kita yang mungkin penjualan Quester-nya tidak besar, karena masalah areanya atau terkendala bisnis yang berjalan di area tersebut, Kuzer bisa menjadi mainan baru untuk men-support cabang-cabang kita yang memang (penjualan) Quester-nya tidak banyak biar fokus ke Kuzer untuk menjadi pijakannya,” kata Bambang beberapa waktu lalu.

Strategi awal yang dilakukan Astra UD Trucks, menurut Bambang, memang menyasar pada segmen general cargo terlebih dulu. “Karena di segmen general cargo, kita punya value chains seperti SELOG (Serasi Logistics Indonesia) yang jadi market kita juga. Setelah itu baru kita stepping ke segmen lain seperti tambang dan perkebunan. Karena sektor perkebunan juga belum kita sasar, dan nanti benar-benar kelanjutannya ke perkebunan,” ujarnya.

Bambang menyebut bahwa pasar Kalimantan dan Sumatra sebenarnya bukan hanya didominasi mining, pasar segmen agriculture juga dianggap sangat potensial. “Kalau bicara sektor perkebunan, kita punya value chains yaitu Astra Agro Lestari yang bergerak dalam bidang perkebunan. Sebab Astra Agro Lestari pasti akan menggunakan produk kita kalau memang produk ini terbukti tangguh dan bisa cocok di segmen tersebut. Jadi sebetulnya strategi untuk Kuzer sudah kita persiapkan ke arah itu,” ungkap Bambang.

Meski demikian, kata Bambang, pihaknya tak mau gegabah melakukan penetrasi pasar untuk Kuzer. Karena menurutnya, pasar truk kategori light-duty masih besar di Indonesia. “Kita juga tidak mau terlalu serakah mengambil market di kategori light-duty. Memang di awal tahun 2019 mungkin akan sedikit slow down, tetapi kalau semuanya sudah stabil dalam arti tahun politiknya aman, di semester dua pasti akan dinaikkan lagi. Jadi semester pertama kita main prudent dan semester dua harus kita genjot,” ujarnya.

Sebelumnya, UD Trucks Indonesia memang fokus pada produk medium-heavy duty yang hanya diisi varian Quester. Sejak diperkenalkan secara world premiere di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 lalu, Kuzer yang merupakan produk kategori light-duty ini mulai di-deliver ke existing customer pengguna Quester pada pertengahan 2018.

“Kami optimistis Kuzer ke depannya akan menjadi backbone untuk Astra UD Trucks. Target di tahun 2019 secara total sekitar 800 unit bisa kita jual. Memang kami melihat pasarnya di tahun 2019 boleh dibilang lebih tough dibanding tahun sebelumnya, tetapi pertumbuhan kami yakin pasti ada,” kata Bambang.

 

Editor: Antonius
Foto: Anton

 

 



Related Articles

Sponsors

GIIAS

KI-2018-Web-Banner-320x327 (TruckMagz)

1cemat-banner300-80-cn 

logo-chinatrucks300 327pix

FA-CVL-Digital-Banner-300x327-pixel