KTB Optimistis Penjualannya Tumbuh 6 Persen di 2017

16 / 06 / 2017 - in Berita

Mitsubishi Fuso mulai merasakan geliat pasar kendaraan komersial Tanah Air yang perlahan mulai merangkak naik. Secara total permintaan kendaraan niaga meningkat 25,6%. Sejak Januari-Mei 2017 Mitsubishi Fuso sanggup mencatatkan pertumbuhan 24% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, dengan volume penjualan menjadi 16.120 unit dan mendominasi pangsa pasar secara nasional sebesar 45,3%.

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi truk Mitsubishi di Indonesia dari Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) pun optimistis kinerja penjualannya mampu bertumbuh lebih baik lagi hingga akhir 2017 mendatang.

“Hal ini menjadi pertanda positif bahwa pasar kendaraan niaga akan membaik ke depannya. Khusus untuk segmen light-duty truck, penjualan produk Colt Diesel meningkat 22,7 persen dengan dominasi pangsa pasar sebesar 58,7 persen,” kata Atsushi Kurita, Presiden Direktur KTB di markasnya, Pulomas, Jakarta Timur, Kamis (15/Juni).

Pada lima bulan pertama tahun ini, Mitsubishi Fuso masih mendominasi pangsa pasar kendaraan komersial secara nasional sebesar 45,3%. Dimana kontribusi penjualan terbesarnya masih dari varian Canter di segmen light-duty truck sebanyak 14.696 unit, dengan dominasi pangsa pasar nasional sebesar 58,7%. Sementara di kelas medium-duty truck mencatatkan perolehan sebesar 1.359 unit, dan kategori heavy-duty truck penjualannya mencapai 65 unit.

“Dari sisi kontribusi, sektor logistik dan industri terutama consumer goods masih yang terbesar porsinya dalam mendukung penjualan kendaran niaga di Indonesia. Peningkatan pasar kendaraan niaga juga dipengaruhi sektor perkebunan yang mengalami peningkatan cukup signifikan. Selain itu, proyek infrastruktur pemerintah juga sangat berkontribusi mendongkrak permintaan pasar,” ujar Duljatmono, Direktur Pemasaran KTB.

Duljatmono mengatakan, KTB menargetkan tahun 2017 ini dapat tumbuh hingga 6% dibanding tahun sebelumnya. “Pada semester kedua kami optimis bisa tercapai. Sebab, begitu sektor perkebunan dan infrastruktur meningkat otomatis akan berimbas ke sektor-sektor pendukungnya. Sehingga permintaan pasar kendaraan niaga akan meningkat cukup signifikan,” ulas Momon sapaan karibnya.

 

Teks: Ratna, Anton
Editor: Antonius
Foto: Anton



Related Articles

Sponsors

logo-chinatrucks300 327pix