Komposit, Material Alternatif Karoseri

20 / 03 / 2015 - in Ask The Expert
Komposit, Material Alternatif Karoseri

Penggunaan material atau bahan baku besi hingga kini masih menjadi bahan baku utama industri karoseri. Padahal, kedua bahan tersebut memiliki kelemahan masing-masing yang menjadi salah satu penyebab penggunaan angkutan barang menjadi tidak efisien.

Pemakaian bahan baku besi cenderung menambah berat menambah beban kendaraan dan mengurangi daya muat. Selain itu, risiko korosi pada material besi juga membuat masa pakai karoseri semakin pendek.

”Guna menambah efisiensi dan mengurangi risiko korosi industri karoseri, perlu mempertimbangkan penggunaan bahan komposit,” jelas Robert Garbe, Optiplan Polydet dalam seminar INAPA dan IIBT 2015 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta (19/3/2015).

Menurut Garbe, bahan komposit memiliki banyak keunggulan, diantaranya berat yang lebih ringan, kekuatan dan kekuatan yang lebih tinggi, tahan korosi dan memiliki biaya perakitan yang lebih murah karena berkurangnya jumlah komponen dan baut-baut penyambung.

Kekuatan tarik dari komposit  lebih tinggi dari pada semua paduan logam. Semua itu menghasilkan berat karoseri yang lebih ringan, daya angkut yang lebih besar, hemat bahan bakar dan jarak tempuh yang lebih jauh. “Berat jenis yang rendah dikombinasikan dengan ketahanan yang luar biasa. Termasuk ketahanan korosi penggunaan komposit cukup aman dalam saat diaplikasikan untuk trailer dan semi-trailer,” terangnya.

Bahan baku komposit cukup fleksibel dalam pemanfaatannya, mulai dari dinding, lantai, pintu hingga atap. Saat ini, beberapa material komposit telah dilengkapi serat gelas plastik, sehingga memudahkan dalam perbaikan dan pemeliharaan.

Sementara perusahaan yang bergerak di bidang industri karoseri di Indonesia sekitar 500 perusahaan, dan terdapat 212 perusahaan yang tergabung Asosiasi Karoseri Indonesia. Untuk itu, agar daya saing industri karoseri tepat tumbuh, maka pemilihan material yang tepat dan efisien turut disertakan menjadi pertimbangan. Sebab, penggunaan komposit dapat menjadi alternatif bahan baku industri karoseri sekaligus menjawab kebutuhan pasar. (ctr)

Teks: Abdul Wachid

Foto: Bayu Yoga Dinata



Sponsors

NEW_327X300_

NEW_327X300_

web-banner-327x300 truck

logo-chinatrucks300 327pix