Kamselindo Dorong Standardisasi Keselamatan Angkutan Barang dengan Star Rating

16 / 07 / 2021 - in Berita

Kamselindo (Keamanan & Keselamatan Indonesia) merupakan organisasi yang menjadi wadah bagi perusahaan-perusahaan truk yang ingin menciptakan bisnis angkutan barang ke arah yang lebih baik. Dalam hal ini keselamatan menjadi hal yang mutlak dan tak bisa ditawar lagi, karena distribusi barang sebagai bagian dari logistik sangat berisiko.

Risiko di sini tentunya berkaitan dengan keamanan barang dan keselamatan jiwa-raga dari awak kendaraan pengangkutnya itu sendiri. Seperti diketahui ahwa aksi premanisme terhadap sopir truk hingga saat ini masih menjadi pemandangan biasa bagi warga perkotaan, dan kondisi ini perlu inisiatif bersama untuk mengatasi dan menghilangkannya.

Dalam hal ini Kamselindo memiliki misi untuk membentuk dan menyusun jaringan strategis dan sistem yang terbaik untuk menyelesaikan permasalahan yang berhubungan dengan keamanan dan keselamatan transportasi. “Kami juga menjalin komunikasi dengan seluruh stakeholder untuk bersama-sama menciptakan dan mengimplementasikan sistem dan iklim transportasi yang aman dan berkeselamatan,” kata Kyatmaja Lookman, Ketua Umum Kamselindo.

Kyatmaja menjelaskan, ada dua program kerja yang menjadi fokus utama saat ini, yakni Pembangunan Kompetensi dan Security Safety Service Center. “Program kerja yang paling penting menurut kami, yaitu Pembangunan Kompetensi bagi para anggota kami. Beberapa hal yang kami lakukan untuk meningkatkan kompetensi anggota yakni dengan standardisasi perusahaan anggota. Ini mencakup SMK (sistem Manajemen Keselamatan), SMP (sistem Manajemen Pengamanan), dan SML (Sistem Manajemen Lingkungan). Kemudian Drill atau pelatihan terhadap anggota untuk meningkatkan kesiapsiagaan,” urainya.

SMK yang diterapkan oleh Kamselindo berdasar SK Kamselindo 012/KEP-KKI/VII/2021 tentang Sistem Manajemen Keselamatan (SMK). “Saat ini kami sedang fase sosialisasi SKEP 12 (SK Kamselindo tentang SMK), sekaligus improvement juga untuk calon anggota yang mau ikut. SKEP ini hanya berlaku untuk anggota kami. Kalau untuk SNI, yang berlaku adalah SMK dari Kemenhub,” ujar Managing Director PT Lookman Djaja Logistics ini.

Sistem keselamatan yang dibuat oleh Kamselindo layaknya standardisasi keselamatan di dunia penerbangan komersial, yaitu Skytrax sebagai indikator penilaian dalam kriteria kualitas keamanan dan pelayanan maskapai penerbangan. Skytrax menerapkan sistem peringkat atau rating bintang, yakni 5 Star Airline, 4 Star Airline, 3 Star Airline, 2 Star Airline, dan 1 Star Airline.

“Sistem rating ini juga kami terapkan di perusahaan truk sehingga domain SMK, SMP, dan SML itu ada di perusahaannya, bukan di individunya. Jadi perusahaannya yang diaudit. Dalam hal ini kami menyepakati 70 persen dari 10 elemen SMK Kamselindo terpenuhi, sebagai syarat perusahaan itu telah lulus. Tentunya nanti secara bertahap kami akan meningkatkan persentase jumlah elemen yang harus ditaati dan dipenuhi, bisa sampai 80 persen, 90 persen dan seterusnya, bahkan sampai nanti melebihi standar nasiona,” kata Kyatmaja.

Pihaknya juga berharap para anggota Kamselindo dapat menjadi perusahaan yang unggul di bidang manajemen keamanan, keselamatan, serta manajemen lingkungan. Melalui rating ini nantinya perusahaan truk dapat lebih berkompetisi secara sehat.

“Tujuan pemberian rating ini tidak sekadar untuk gaya-gayaan saja namun lebih dari itu, dengan tujuan agar pengguna angkutan barang atau user bisa melihat bahwa perusahaan dengan rating ini merupakan perusahaan truk yang berkeselamatan. Kalau rating-nya bintang lima maka perusahaan truk ini punya tingkat keselamatan bintang lima. Itu tujuan kami,” ujarnya.

Ia menegaskan, dalam konteks keselamatan angkutan barang jangan hanya bisa mengeluh jika ada masalah, tapi harus melakukan sesuatu untuk mengatasi masalah itu. Menurutnya, 10 elemen SMK Kamselindo akan menjadi indikator penilaian dalam memberikan sertifikat dan star rating untuk perusahaan anggota.

“Dalam hal ini kami tidak ada maksud untuk menciptakan kompetisi antara perusahaan satu dengan lainnya karena di dalam SMK, SMP, dan SML ini esensinya adalah everybody is the winner. Lawannya di sini sebenarnya adalah diri kita sendiri, jadi ini sebagai goal-nya kalau bisa saya istilahkan. Kehebatan perusahaan itu tergantung dari kepiawaian orang-orang di dalam perusahaan itu. Tujuan utamanya untuk mendorong perusahaan truk untuk menjadi perusahaan yang berkeselamatan, aman, dan ramah lingkungan,” tutur Kyatmaja.

 

Editor: Antonius
Foto: Dok. TruckMagz

 



Sponsors

logo-chinatrucks300 327pix