JNE Bangun Hunian Sementara Untuk Korban Gempa Lombok

09 / 10 / 2018 - in News
Direktur JNE Edi Santoso

JNE turut serta membantu korban gempai bumi Lombok yang terjadi awal Agustus 2018 lalu dengan membangun dua hunian sementara (shelter) di area lapangan Gondang, Lombok Utara. Shelter yang sudah terbangun tersebut dilengkapi dengan fasilitas toilet umum, rumah ibadah, warung wakaf, sekolah darurat, dapur umum, trauma healing, sarana bermain anak dan pelayanan medis. Sebelumnya juga JNE telah mengirim barang bantuan sebanyak 103 ton berikut uang tunai senilai Rp.214 juta.

Dalam melakukan penyaluran barang bantuan, JNE mendirikan Posko Bencana yang berlokasi di Mataram, Lombok, Nusantara Tenggara Barat. “Pembangunan beberapa shelter ini merupakan wujud kepedulian JNE sebagai perusahaan anak bangsa untuk membantu meringankan beban penderitaan para pengungsi korban pasca gemba Lombok,” ujar Chandra Fireta, Direktur JNE dalam kunjungannya di shelter Gondang beberapa waktu lalu.

Selain membangun shelter sendiri, JNE turut membantu distribusi barang-barang bantuan dari masyarakat ke 72 shelter yang dibangun lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Shelter tersebut tersebar di hampir seluruh wilayah Lombok dan sekitarnya. Setiap shelter dapat melayani kebutuhan para pengungsi di beberapa wilayah, antara lain Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Tengah dan Kabupaten Sumbawa Barat.

Diketahui, JNE sendiri telah memulai program penggalangan donasi sejak 11 Agustus hingga 19 Agustus 2018. Penggalangan dilakukan melalui kantor-kantor cabang utama di 54 kota di seluruh Indonesia. JNE memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mengirimkan barang bantuan dengan ketentuan batas maksimum berar 10 kg per paket tanpa dikenakan biaya kirim.

Teks: Abdul

Foto: JNE



Sponsors

GIIAS

KI-2018-Web-Banner-320x327 (TruckMagz)

1cemat-banner300-80-cn 

logo-chinatrucks300 327pix

FA-CVL-Digital-Banner-300x327-pixel