Jembatan Bailey Tabunio II untuk Pulihkan Lalin Jalan Nasional Kalsel Pascabanjir

21 / 01 / 2021 - in Berita

Penanganan jalur yang terputus akibat banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel) dilakukan dengan pemasangan jembatan bailey di Kabupaten Tanah Laut, sebagai pengganti sementara Jembatan Tabunio II yang putus akibat banjir sejak sepekan terakhir di wilayah itu.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau Jembatan Tabunio II pada Senin (18/1) telah menginstruksikan agar perbaikan jembatan segera diselesaikan, untuk mendukung konektivitas di Provinsi Kalsel.

Ia mengatakan, untuk memproteksi oprit jembatan agar menggunakan geo bag (bukan sand bag) karena akan lebih berat, sehingga dapat melindung oprit dari arus sungai.

Sejak Jembatan Tabunio II sepanjang 16,8 meter di Kecamatan Takisung, Tanah Laut ini roboh pada Kamis (14/1) lalu, perakitan hingga pemasangan jembatan bailey dibantu oleh TNI AD dari Detasemen Zeni Tempur 8/Gawi Manuntung. Jembatan bailey yang merupakan jembatan rangka baja jenis portabel ini mempunyai panjang 18 meter serta lebar 3,5 meter, dengan kapasitas beban maksimal sekitar 40 ton.

Jembatan Tabunio II merupakan infrastruktur penting jalan nasional yang menghubungkan jalur lintas selatan Kalsel, yakni Sp Liang Anggang-Pelaihari-Batu Licin. Saat ini Jembatan Tabunio II sudah dapat dilalui semua jenis kendaraan untuk arah menuju Banjarmasin, dengan memerhatikan berat muatan kendaraan. Sedangkan arah Batu Licin (Tanah Bumbu) masih dalam tahap perakitan, dan segera dipasang untuk mendukung mobilitas masyarakat.

Diharapkan dengan selesainya pemasangan jembatan bailey dapat membantu masyarakat dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari pasca-bencana banjir di wilayah Kabupaten Tanah Laut, sambil menunggu pembangunan jembatan permanen Jembatan Tabunio II.

 

Editor: Antonius
Foto: KemenPUPR



Sponsors

 

logo-chinatrucks300 327pix